Tenggak Miras Oplosan, Dua Tarogong Warga Garut Tewas

Tenggak Miras Oplosan, Dua Tarogong Warga Garut Tewas

Tenggak Miras Oplosan, Dua Tarogong Warga Garut Tewas. (foto - ilustrasi)

Garut - Dua orang di Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut meninggal dunia, diduga setelah menenggak alkohol murni yang dicampur dengan minuman berenergi dan air mineral.
 
Kedua orang yang diketahui atas nama Tita (29) dan Giri (44) tersebut meninggal dalam waktu yang berbeda. Tita meninggal pada Selasa 5 November pagi, sedangkan Giri ditemukan meninggal pada Rabu pagi.
 
Berdasarkan penuturan Yusef (50) suami Tita, sebelum meninggal ia mengetahui istrinya itu minum-minum alkohol 70 persen bersama dua temannya. Alkohol itu didapat dari kenalan istrinya yang meminta untuk dijualkan, namun tidak ada yang berminat membeli.
 
"Alkohol yang diminta dijualkan ke istri saya semuanya ada 4 dus. Setiap dusnya berisi 24 botol. Namun tidak ada yang mau beli hingga satu per satu diminum oleh istri saya dan teman-temannnya," katanya, Rabu (6/11/2019).
 
Menurutnya, pada Minggu 4 November siang istrinya mulai minum alkohol murni bersama kedua temannya Giri  dan Apip selama beberapa kali. Pada Minggu malam istrinya pun kembali minum bersama dua temannya tersebut.
 
Namun pada Senin siang Tita sempat mengeluh pusing dan panas perut kepadanya, dan kondisi tersebut dirasakannya hingga malam hari. Karena kondisinya tak kunjung membaik, Tita pun dibawa ke Puskesmas Haurpanggung. Kemudian dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut.
 
Di RSUD dr. Slamet lanjut Yusef, Tita sempat mendapatkan tindakan berupa pengurasan. Namun beberapa saat kemudian kondisinya koma dan meninggal dunia, pada Selasa 5 November sekitar pukul 07.00 WIB pagi.
 
Jenazah Tita lalu dibawa ke rumah duka dan dimakamkan sebagaimana mestinya. Bahkan Giri juga ikut hadir di pemakaman. Namun pada Selasa malam, Giri merasakan panas di bagian perut dan sempat muntah-muntah.
 
Yusef pun kemudian membawa Giri ke RSUD dr. Slamet Garut untuk berobat. Namun karena saat itu di rumah sakit pasiennya sangat banyak, maka Giri pun mengajak pulang dan minta dibelikan dua botol air mineral. Yusef pun lalu membawa Giri ke rumahnya di Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul untuk beristirahat.
 
Disebutkan, pada Rabu pagi ia bersama temannya pulang ke rumah, namun saat mengetuk hingga menggedor pintu, Giri tak juga kunjung membukanya. Karena khawatir terjadi sesuatu, ia pun kemudian mendobrak pintu. "Saat saya masuk, ternyata Giri sudah dalam posisi terlentang di atas lantai meninggal dunia," katanya.
 
Mengetahui Giri meninggal, tetangganya pun lalu melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Polisi pun datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
 
Kanit Reskrim Polsek Tarogong Kidul Ipda Wahyono Aji menyebutkan, kejadian kasus meninggalnya Giri di rumah Yusef  tengah ditangani pihaknya. Sejumlah saksi yang dinilai mengetahui kejadian itu, termasuk Yusef sudah diperiksa untuk dimintai keterangan.
 
"Jenazah Giri sudah kita bawa ke RSUD dr. Slamet Garut untuk dilakukan proses selanjutnya. Kita juga sedang mencari keluarga Giri yang informasi terakhir ada di wilayah Kecamatan Cikajang," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,