BNN Bandung Barat Tangkap 2 Pengedar Sabu Jaringan Lapas

BNN Bandung Barat Tangkap 2 Pengedar Sabu Jaringan Lapas

Pengungkapan penangkapan dua pelaku peredaran narkotika BNN Kabupaten Bandung Barat. (foto - ist)

Bandung - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menangkap dua dari tiga pelaku peredaran narkotika jaringan lapas. Pelaku sehari-harinya bekerja sebagai petani di Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong.

Keduanya yakni UR alias UU (33) dan AS alias Adul (39) yang berperan sebagai pengatur keuangan dan seorang kurir. Mereka terlibat dalam bisnis haram yang diduga karena penghasilannya sebagai petani tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan.

"Keduanya petani yang menyewa lahan (pertanian) di Cigugur Girang. Keduanya ditangkap di rumahnya tidak jauh dari daerah perkebunan," kata Kepala BNN Kabupaten Bandung Barat Sam Norati Martiana, Kamis (7/11/2019).

Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka menjadi kurir tempel sabu yang beroperasi di wilayah Padalarang seharga Rp 1.150.000 per gram, dan untuk Kota Bandung tersangka menjualnya dengan harga Rp 1,5 juta per gram.

"Tersangka tidak tatap muka dengan pembelinya, tapi sabunya disimpan di suatu tempat oleh tersangka," katanya. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

"Total barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku yakni 5 paket sabu seberat 1,25 gram, dan ganja 10,67 gram," tegas Sam. Sementara pelaku lainnya, AR alias AD diamankan di halaman toko modern di Padalarang. Dari tangan pelaku diamankan satu paket sabu 10,11 gram. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,