Viral, Video 2 Pelajar Mesum di Pinggir Sungai Cikapundung

Viral, Video 2 Pelajar Mesum di Pinggir Sungai Cikapundung

Video sejoli bermesraan di pinggir Sungai Cikapundung Bandung. (foto - ilustrasi)

Bandung - Sebuah  video  pasangan  yang  diduga  pelajar  berbuat tak senonoh di pinggir Sungai Cikapundung River Spot (CRS) Jalan Ir. Soekarno Bandung. Tampak pasangan pelajar itu diduga melakukan perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh remaja yang masih di bawah umur.
 
Video "panas" itu diunggah oleh salah satu Instagram, Jumat (8/11/2019) dan sudah ditonton oleh belasan ribu netizen serta mendapat ratusan komentar. Konten video yang disebar itu diduga bermasalah, karena objek di video itu berbau asusila meski tampak diblur.
 
Hal itu berkaitan dengan muatan pidana di Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain itu, video itu diduga bermasalah karena objek dalam video memperlihatkan pelajar yang diduga masih di bawah umur, serta bersinggungan dengan Undang-undang Perlindungan Anak.
 
Dalam video tersebut, sejoli pria dan wanita yang mengenakan seragam sekolah itu awalnya tampak duduk-duduk di pinggir sungai. Si perempuan lalu terlihat bersender kepada laki-laki yang berada di sampingnya.
 
Lalu adegan berikutnya di video itu diburamkan. Gambar dalam video itu pun beralih ke sudut pandang berbeda. Dari sudut pandang tersebut, terlihat si pria sedang tiduran di samping perempuan tersebut.
 
 
Video yang diunggah Instagram bandungtalk di pinggir Sungai Cikapundung Bandung. (foto - Instagram) 
 
 
Akun itu juga menyebutkan, mereka melakukan aksi tak pantas itu di ruang terbuka untuk publik yang notabene selalu ramai. Adapun video itu diambil pada Kamis 7 November dari arah sentra kuliner Cikapundung.
 
Menanggapi hal itu, Kapolsek Sumur Bandung Kompol Ari Purwanto mengimbau warganya untuk memanfaatkan ruang terbuka publik sebaik mungkin, serta menjaga dan turut merawatnya. "Silahkan manfaatkan ruang terbuka publik sebaik mungkin untuk aktifitas bersama, jangan disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan," katanya.
 
Ari mengatakan, sebagai langkah menjaga dan merawat fasilitas publik, sebaiknya warga dapat menegur jika melihat hal seperti itu. "Saling menjaga dan saling mengingatkan jika ada hal-hal seperti itu, karena keamanan dan ketertiban masyarakat tugas bersama. ‎Apalagi itu kan masih pelajar," tegas Ari.
 
"Itu diduga dilakukan oleh pelajar yang masih di bawah umur dan kontennya memang berbau (asusila). Namun intinya, fasilitas publik tersebut harus dijaga dan dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya," lanjutnya.
 
Sementara itu, anggota DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengaku prihatin atas munculnya peristiwa adegan bermesraan, yang diduga dilakukan oleh pasangan pelajar di Cikapundung River Spot dan videonya sempat viral di media sosial.
 
"Tak selayaknya seorang siswa dan siswi berkelakuan seperti itu," katanya. Ia pun menyayangkan saat ini sebagian masyarakat lebih peduli videonya jadi viral dibandingkan untuk menegur atau menasihati orang yang berbuat salah. "Terbukti, orang yang mengambil video itu bukannya menegur malah me video-kan," katanya.
 
Ia berharap, kejadian itu harus menjadi perhatian bersama karena perilaku menyimpang terbentuk karena mungkin akibat pergaulan atau lingkungan yang tidak sehat. "Kasus seperti ini mungkin bukan satu-satunya. Jika harus mencari siapa yang salah, ya salahkan kita semua," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,