Ratusan Kios Hangus Kebakaran Pasar Ngunut Tulungagung

Ratusan Kios Hangus Kebakaran Pasar Ngunut Tulungagung

Ratusan kios pedagang hangus dalam kebakaran Pasar Ngunut Tulungagung. (foto - ant)

Tulungagung - Ratusan  kios dan lapak pedagang di Pasar Ngunut Tulunggung hangus terbakar, Jumat (8/11/2019) petang. Warga dan pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka yang ada di dalam pasar. Namun besarnya api membuat sebagian pedagang hanya pasrah.
 
Kapolsek Ngunut Kompol Siti Nurialnsana mengatakan, kebakaran pasar itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api diduga berasal dari sisi selatan pasar. "Tadi pas magrib kejadiannya sekitar 17.30 WIB," kata Siti.
 
Sekitar pukul 18.30 WIB tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tulungagung tiba di lokasi kejadian, untuk melakukan proses pemadaman. Waktu cukup lama bagi mobil PMK datang ke lokasi, karena sebelumnya ada kebakaran juga di pabrik kertas.
 
Berdasarkan informasi, sekitar 800 pedagang yang mangkal di pasar tersebut terkena dampak dari kebakaran tersebut. Sementara sejumlah mobil pemadam masih terus berusaha melakukan upaya pemadaman.
 
"Seluruh pedagang yang berjualan di Pasar Ngunut  sekitar 800 orang, baik besar dan pedagang kecil. Sedangkan kios dan lapak yang terbakar ada sekitar 70 persen, yang sisa di bagian barat," kata Bupati Tulungagung Maryoto.
 
 
Pedagang amankan barang dagangan mereka di kios yang terbakar.
 
Sejauh ini, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut, karena saat ini masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Mengenai nasib para pedagang, pemerintah daerah akan membuat lapak semi-permanen di sisi timur pasar untuk lokasi berjualan sementara para pedagang.  "Yang pasti, peristiwa kebakaran besar ini menjadi pemikiran pemerintah, kami akan berusaha menyediakan tempat sementara," katanya.

Sedikitnya delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Tulungagung, Blitar, Kediri dan Trenggalek masih melakukan upaya pemadaman, meski kondisi api berangsur mengecil.

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengaku, pihaknya akan segera melakukan proses penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran. "Untuk saat ini tim Inafis masih belum bisa melakukan kegiatan, karena api masih menyala," katanya.

Kabid Damkar Tulungagung Rakidi mengatakan, api berhasil dikendalikan sekitar tiga jam setelah kebakaran. Saat ini tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman beberapa titik api, yang berada di reruntuhan bangunan kios pedagang. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,