7 Staf Khusus Presiden Siap Wujudkan 5 Program Prioritas

7 Staf Khusus Presiden Siap Wujudkan 5 Program Prioritas

Tujuh orang Stafsus Presiden yang diperkenalkan Jokowi. (foro - ist)

Jakarta  -  Tujuh  anak  muda  (milenial)  telah  ditunjuk  Jokowi  menjadi  Staf  Khusus  Presiden  untuk  periode  2019 - 2024  di Veranda Istana Merdeka Jakarta Pusat, Kamis, 21 November 2019. Sebagai staf khusus, mereka menjadi teman diskusi setiap bulan, setiap minggu atau setiap hari.
 
Ketujuh orang tersebut yakni Angkie Yudistia, Aminuddin Ma’ruf, Adamas Belva Syah Devara, Ayu Kartika Dewi, Putri Indahsari Tanjung, Andi Taufan Garuda Putra serta Gracia Billy Mambrasar.
 
“Bersama mereka, saya bisa mencari cara out of the box, yang melompat dalam mengejar kemajuan," katanya. "Tujuh anak muda itu adalah jembatan saya ke anak-anak muda, santri dan para diaspora," kata Jokowi lewat Twitternya.
 
Selain itu 7 staf khusus, ada lima tambahan Staf Khusus Presiden yaitu Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana (akademisi), Sukardi Rinakit (intelektual), Arif Budimanta (Ekonom Megawati Institute), Diaz Hendropriyono (Ketua Umum PKPI) dan Dini Shanti Purwono (kader PSI dan ahli hukum lulusan Harvard).
 
"Semuanya merupakan putra-putri terbaik Indonesia yang akan mendampingi presiden, sesuai keahliannya masing-masing untuk mewujudkan lima program prioritas menuju Indonesia Maju," tegasnya.
 
Sementara, tiga orang wajah lama yakni Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit dan Diaz Hendropriyono. Sedangkan, dua orang lainnya wajah baru, yaitu Arif Budimanta dan Dini Shanti Purwono.
 
Selain itu, Jokowi juga menunjuk satu orang Juru Bicara Presiden yakni Fadjroel Rachman dan satu orang Sekretaris Pribadi Presiden bernama Anggit Nugroho. Jokowi pun tidak mengumumkan bidang secara spesifik ketujuh anak muda yang diangkat menjadi staf khusus. Ia hanya menyebut mereka memiliki tugas khusus mengembangkan inovasi di berbagai bidang.
 
"Saya ingin mengenalkan stafsus presiden yang baru, yang tugas khususnya adalah mengembangkan inovasi di berbagai bidang," kata Jokowi, Jumat (22/11/2019).
 
Ia menunjuk Angkie menjadi Juru Bicara Presiden bidang sosial, karena ia merupakan anak muda penyandang disabilitas yang aktif bergerak di Sociopreneur melalui Disable Enterprise. Sedangkan, Aminuddin Maruf diminta agar berkeliling ke pesantren untuk tebar gagasan inovasi baru. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,