Pembunuhan, Mayat Perempuan Ditemukan di Waduk Bojonegoro

Pembunuhan, Mayat Perempuan Ditemukan di Waduk Bojonegoro

Evakuasi perempuan tewas yang ditemukan di saluran air waduk Desa Ngumpak Dalem Kecamatan Dander Bojonegoro. (foto - ist)

Bojonegoro - Aidatul Izzah yang mayatnya ditemukan di saluran air waduk Desa Ngumpak Dalem Kecamatan Dander Bojonegoro dipastikan dibunuh. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.

Kesimpulan tersebut diperoleh setelah dilakukan gelar perkara. Kesimpulan didasarkan pada hasil outopsi dan ditemukannya barang bukti di lokasi. "Dari hasil gelar perkara jelas mengarah pada pembunuhan. Salah satunya ditemukan tali tampar di sekitar leher korban," kata Kasat Reskrim AKP Rifaldhy Hangga Putra.

Menurut Hangga, kematian perempuan 20 tahun itu diperkirakan masih baru atau kurang dari 10 jam saat ditemukan warga. Terkait siapa pelakunya, Kasat meminta media untuk bersabar menunggu, karena petugas masih melakukan pengejaran. "Sudah ada namanya untuk yang kita curigai, tapi sabar dulu kita masih berusaha menangkap pelakunya," tegas Hangga.

Seperti diketahui, mayat Aidatul ditemukan pada Senin 25 November oleh dua warga di saluran air yang kering. Perempuan itu ditemukan dalam posisi tertelungkup, dan hanya mengenakan kaus merah dan celana dalam warna putih.

Pada wajah dan kepala korban ditemukan luka seperti bekas pukulan benda tumpul. Polisi mengamankan beberapa barang di lokasi. Antara lain celana panjang motif bunga yang ditemukan sekitar 25 meter dari tubuh korban. Selain itu botol air mineral dan tisu serta seutas tali tampar di sekitar tubuh Aidatul.
 
Sebelumnya, diketahui Aidatul Izah ternyata sedang hamil 5 bulan. "Tadi malam ada yang bilang dari pihak keluarganya, bahwa korban sedang hamil 5 bulan," kata  Hangga.

Menurutnya, pihaknya terus menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi dan keluarga korban. "Sudah ada 5-6 orang yang kami mintai keterangan, baik dari saksi di lokasi maupun pihak keluarga," katanya.

Kematian perempuan warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpak Dalem Kecamatan Dander Bojonegoro itu, membuat kampungnya geger. Sebelum ditemukan tewas, Aidatul diketahui sedang menjalin asmara dengan lebih dari satu pria. Ia telah berumah tangga sejak usia 16 tahun dan dikaruniai seorang anak. (Jr.)**
.

Tags:,