BBPOM Musnahkan Produk Ilegal Bernilai Sekitar Rp 5 Miliar

BBPOM Musnahkan Produk Ilegal Bernilai Sekitar Rp 5 Miliar

Pemusnahan produk farmasi ilegal di kantor BBPOM Bandung. (foto - ist)

Bandung - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung melakukan pemusnahan hasil dari penindakan di wilayah Jawa Barat sepanjang tahun 2019.
 
BPOM menindak sebanyak 2.802 item atau 68.778 produk ilegal dari berbagai distribusi dan jalur penjualan termasuk penjualan online.  "Total nilainya mencapai Rp 4,953 miliar," kata Kepala BPOM di Bandung I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa di Kantor BBPOM Bandung, Senin (2/12/2019).
 
Sejumlah produk yang dimusnahkan antara lain 1.847 item (65,92 persen) produk kosmetik ilegal, sedangkan produk obat tradisional ilegal 129 item (4,60 persen).  Lalu obat keras yang diedarkan dengan sarana ilegal 669 item (23,87 persen) dan produk pangan yang tidak memiliki izin edar serta mengandung bahan berbahaya, yakni formalin dan boraks 157 item (5,61 persen).
 
"Yang paling banyak adalah dari produk kosmetik, yang kategorinya kosmetik tanpa izin edar dan, ada yang memang sudah teridentifikasi mengandung bahan berbahaya. Beberapa di antaranya termasuk kategori public warning yang telah ditetapkan BPOM," katanya.
 
Disebutkan, barang-barang tersebut didapat dari beberapa daerah yang dominan dan berisiko tinggi penyebarannya. Yakni kawasan Bogor, Sukabumi, Bekasi serta Kota Bandung. "Penjualan online juga marak, seiring dengan perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat yang biasa berbelanja online," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,