Terkesan setengah Bugil Malaysia pun Kecam Pameran Tato

Terkesan setengah Bugil Malaysia pun Kecam Pameran Tato

Pameran tato internasional yang diadakan di Kuala Lumpur. (foto - Facebook)

Kuala Lumpur  -  Pejabat  Malaysia  mengecam  pameran  tato  yang  dilaksanakan  di  negara  itu  karena  dinilai  porno,  dan  tidak sesuai dengan ajaran Islam yang dianut mayoritas warga muslim. Penyebabnya sejumlah foto yang memperlihatkan orang laki-laki dan perempuan setengah telanjang, beredar viral di media sosial.
 
Pameran tato Malaysia digelar di Ibukota Kuala Lumpur menarik minat berbagai kalangan dari banyak negara. Hal itu juga banyak foto beredar di media sosial memperlihatkan pengunjung hanya berpakaian minim dan tubuhnya dipenuhi tato.
 
Dilansir Channel News Asia, Senin (2/12/2019) Menteri Pariwisata Malaysia awalnya mendukung acara yang digelar tiga hari dan berakhir kemarin. Namun setelah ia melihat beredarnya foto-foto tersebut, menurutnya pameran tato itu tidak mencerminkan budaya Malaysia yang ramah dan sopan.
 
"Mustahil kementerian mengizinkan program yang bermuatan pornografi semacam itu," demikian pernyataan Menteri Pariwisata Muhammadin Ketapi. "Ini bukan budaya Malaysia, mayoritas rakyat adalah muslim," sebutnya.
 
Ketapi pun lalu memerintahkan melakukan penyelidikan dan memperingatkan pemerintah, agar bisa mengambil tindakan hukum terhadap panitia penyelenggara. Pemerintah tidak memberi izin "parade setengah telanjang" dan pameran tato internasional sebelumnya yang digelar Malaysia, tidak memperlihatkan orang-orang setengah bugil.
 
Sekitar 60 persen penduduk Malaysia yang berjumlah 32 juta adalah muslim. Namun, sejumlah kalangan mengkritik wajah Islam yang toleran di Malaysia, saat ini dinodai oleh kegiatan keberagamaan yang konservatif. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,