Tersangka Trio 'Ikan Asin' Didakwa Tiga Pasal Berlapis

Tersangka Trio 'Ikan Asin' Didakwa Tiga Pasal Berlapis

Sidang dengan tersangka trio 'ikan asin' di PN Jaksel. (foto - ist)

Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa tiga pasal berlapis terhadap tersangka trio 'ikan asin' Galih Ginanjar, Pablo Benua serta Rey Utami. Ketiganya dikenai pasal alternatif tentang asusila, penghinaan dan pencemaran nama baik dalam UU ITE.

Dakwaan tersebut dibacakan oleh JPU Donny M Sany, dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

"Dengan ini tindakan terdakwa masuk dalam perbuatan asusila lewat media elektronik, yang terancam dalam Pasal 51 ayat (2) jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3)," kata Donny M Sany.

Jaksa juga kemudian memberikan subsider untuk dakwaan pertama, yakni Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU ITE.

Sementara untuk dakwaan kedua trio 'ikan asin' diganjar dengan Pasal Penghinaan melalui Media Elektronik, yakni Pasal 51 ayat 2 jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat 3. "Dan dakwaan subsider Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3," lanjutnya.

Terakhir, ketiganya dikenakan pasal Pencemaran Nama Baik melalui Media Elektronik. "Mengganjar dengan Pasal 310 ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP," kata Jaksa.

Mendengar dakwaan tersebut, pihak kuasa hukum trio 'ikan asin' menyatakan keberatan. Mereka akan mengajukan eksepsi pada sidang berkiutnya.

Majelis hakim akhirnya menunda persidangan. Sidang baru akan digelar kembali pada bulan depan 6 Januari 2020 mendatang, setelah majelis hakim selesai cuti Natal dan Tahun Baru. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,