Piamari, Akuarium Raksasa Pangandaran Dibuka Maret 2020

Piamari, Akuarium Raksasa Pangandaran Dibuka Maret 2020

Akuarium terpanjang dunia 'Piamari' segera hadir di Pangandaran Jabar. (foto - ist)

Pangandaran - Kawasan  Pangandaran memang  telah  sejak lama  dikenal  sebagai salah  satu  destinasi  wisata  kelautan di Jawa Barat. Jika sebelumnya hanya dikenal dengan garis pantainya yang indah, Pangandaran pun segera memiliki sarana wisata baru.
 
Ya, Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute (Piamari). Tak hanya sebagai tujuan wisata, namun Piamari nantinya bakal menjadi sarana wisata yang di dalamnya mengandung unsur edukasi.
 
Pembangunan Piamari itu sendiri sudah dilakukan sejak November 2017 lalu. Dari segi fisik, pembangunannya sudah mencapai 100 persen. Saat ini, pembangunan Piamari sedang diperiksa oleh tim auditor BPK RI.
 
Bahkan, keberadaan Piamari itu sendiri menjadi bahasan di Komisi IV DPR RI. Kepala Pusat Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan Riyanto Basuki, jajaran komisi IV DPR RI segera akan meninjau langsung Piamari tersebut.
 
"Rencananya pertengahan bulan Desember 2019 ini, Komisi IV DPR RI akan meninjau saran Piamari," kata Riyanto. Piamari rencananya akan mulai dioperasikan pada Maret 2020 mendatang.
 
Bupati Pangandaran Jeje Wiradina berharap, keberadaan Piamari bisa menambah jumlah wisatawan ke Pangandaran, sekaligus tentunya menjadi pusat penelitian maritim Indonesia. "Bagi Pangandaran hal itu akan saling melengkapi dan menjadi daya tarik wisatawan," katanya.
 
Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Piamari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Usep Mulyadi menyatakan, pembangunan fisik Piamari sudah selesai. Sementara sarana penunjang yang masih diperlukan, yakni pembangunan akses jalan dan area parkir, pemecah ombak, tata interior gedung serta pengisian ikan.
 
Pembangunan telah menelan anggaran sekitar Rp 93 miliar, sedangkan pembangunan akuarium itu sendiri menghabiskan Rp 43 miliar. Target awal, akuarium raksasa itu bisa beroperasi pada Maret 2020 mendatang.
 
 
Menurut Usep, Piamari memiliki 4 wahana yang ditawarkan. Pertama akuarium silinder atau schooling aquarium. Berbentuk tabung setinggi 7 meter dengan diameter 5 meter, akuarium ini akan diisi air laut dan dihuni oleh ikan kecil bergerombol.
 
Kedua ada akuarium utama (theatre aquarium). Dengan kaca depan berbentuk cekung, akuarium itu memiliki dimensi tinggi 4,2 meter, lebar 10 meter dan panjang 32,5 meter. Akuarium air laut ini akan diisi jenis ikan laut tropis, yang termasuk kategori endangered species (hampir punah). Antara lain hiu, pari, penyu dan sejenisnya selain diisi terumbu karang. "Akuarium itu bisa menampung 50 sampai 100 ekor ikan besar," tegas Usep.

Akuarium ketiga terowongan (tunnel aquarium). Inilah akuarium yang disebut-sebut sebagai calon akuarium terpanjang di dunia. Tunnel aquarium memiliki dimensi tinggi 3 meter, lebar 3 meter dan panjang 48 meter. Panjangnya akuarium ini melebihi panjang akuarium serupa yang ada di Portugal.  Rencananya akuarium panjang ini akan diisi air tawar dan diisi beragam ikan. Selain itu dasar dan latar belakangnya akan dijadikan aquascape berbagai tema.

Ketiga akuarium itu dibuat dari kaca akrilik setebal 15 cm, yang didatangkan langsung dari Cina. Bahkan, proses pengeleman atau perakitan juga dilakukan langsung oleh tenaga dari Cina. Ini untuk menjamin keamanan dan kekuatan akuarium tersebut.
 
Sementara itu wahana yang keempat adalah kolam sentuh (touch pool). Ini adalah kolam yang akan diisi oleh penyu dan spesies sejenisnya, sehingga pengunjung bisa menyentuh langsung satwa tersebut. (Jr.)**
.

Categories:Wisata,
Tags:,