Rusunawa Rancacili Disiapkan bagi Warga Gusuran Tamansari

Rusunawa Rancacili Disiapkan bagi Warga Gusuran Tamansari

Rusunawa Rancacili. (foto - ist)

Bandung - Pasca-puluhan rumah di wilayah RW 11 Kelurahan Tamansari, Pemkot Bandung menyiapkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rancacili sebagai rumah tinggal sementara warga terdampak.

Namun demikian, sejauh ini belum ada satu pun warga RW 11 Tamansari yang digusur menempati unit di Rusunawa Rancacili. Meski di lokasi Rusunawa, kondisi rumah tinggal sementara cukup representatif.

Anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Rusunawa Rancacili Ade Habib menjelaskan, secara umum seluruh blok yang ada di kompleks Rusunawa Rancacili terpelihara dengan baik. Mulai dari air bersih, hingga penanganan kebersihan sudah tertangani.

"Sampai saat ini belum ada satu orang pun dari warga RW 11 Tamansari yang datang ke Rusunawa. Hanya tiga mobil yang memuat barang-barang milik warga yang sudah tiba semalam. Kalau bangunan sih layak," katanya, Jumat (13/12/2019).

Menurut Ade, sedikitnya 26 Kepala Keluarga (KK) warga RW 11 Tamansari yang sudah tinggal di lokasi ini sejak setahun lalu. Beberapa di antaranya merupakan anggota Legiun Veteran.

Ke-26 KK tersebut ditempatkan di Blok I Silinder dan rencananya warga terdampak proyek pembangunan rumah deret Tamansari yang belum datang, akan ditempatkan di blok yang sama.

"Sudah sekitar satu tahun lebih tinggal di sini. Kalau ngomongnya sih pada betah. Malah ada yang berencana bikin kartu keluarga di sini," tegas Ade.

Selain dihuni warga terdampak pembangunan rumah deret Tamansari, Rusunawa Rancacili juga ditinggali warga Stasiun Timur korban penggusuran PT KAI, serta warga Kiaracondong yang sempat menempati lahan Pemkot Bandung yang kini menjadi Kiara Artha Park.

"Dari pembicaraannya umumnya mereka betah tinggal di sini, dan enggan pindah lagi ke tempat tinggal yang lama. Pasti betah tinggal di sini gratis, kalau pun harus bayar murah," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,