Tuntaskan Polemik Rumah Deret Tamansari dengan Dialogis

Tuntaskan Polemik Rumah Deret Tamansari dengan Dialogis

Pemulung cari sisa-sisa barang di puing rumah warga yang dibongkar petugas di Kelurahan Tamansari Bandung. (foto - ist)

Bandung - Polemik  pembangunan  Rumah  Deret  Tamansari  agar diselesaikan  secara dialogis.  Langkah  tersebut  perlu dilakukan agar kedua pihak mendapatkan titik temu. Prinsipnya bukan semata-mata menggusur permukiman warga tapi penataan.

"Kami berharap ada titik temu dengan prinsip bisa dibicarakan serta tetap menjunjung proporsional dan hukum yang ada," kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi di Bandung, Jumat (13/12/2019).

Ia mengatakan, proses pembangunan Rumah Deret Tamansari sudah berlangsung cukup lama, bahkan penertiban telah dilakukan sejak 2017. "Konsepnya penataan, karena masyarakat RW 11 yang direlokasi akan kembali lagi, dengan kondisi yang sudah ditata," katanya.

Mengenai relokasi warga Tamansari memang menimbulkan persoalan. Salah satunya mereka keberatan karena jauhnya Rancacili sebagai tempat relokasi, hingga persoalan jauhnya kerja dan anak bersekolah. Pemkot Bandung agar segera melengkapi semua persyaratan administratif, aset lahan Tamansari.

"Bukan hanya Tamansari tapi juga semua aset Pemkot Bandung, sehingga ke depan tidak ada lagi klaim dari perorangan atau siapapun," tegas Yudi. 

Sementara itu, Walikota Bandung Oded M Danial berjanji akan memfasilitasi warga yang terdampak pembangunan Rumah Deret Tamansari. Termasuk berkomitmen untuk memberikan fasilitas yang sama, meski mereka tidak termasuk dalam daftar 176 Kepala Keluarga (KK) yang sepakat pembangunan rumah deret.

Oded dan warga sepakat akan menyewa rumah di sekitar Kelurahan Tamansari. Pemkot Bandung memberikan fasilitas kontrak rumah selama satu tahun penuh. "Kami sudah bicara, jadi solusi pertama mereka akan cari kontrakan karena tidak mau pindah ke Rancacili, dan kami sudah sepakat," katanya.

Disebutkan, warga pun sudah sepakat dengan rumah deret. "Mereka juga sudah siap mengikuti kebijakan dari pemerintah. Namun, yang terpenting mereka dapat kontrakan dulu di sekitar Tamansari," katanya.

Ia juga meminta warga yang terdampak untuk sedikit bersabar, sebelum nantinya kembali menempati rumah deret Tamansari. Terutama terhadap 176 KK yang sudah sepakat dengan pembangunan rumah deret. Insyaallah pembangunan rumah deret akan dipercepat. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,