Air Terjun terbesar di Dunia Victoria di Afsel pun Mengering

Air Terjun terbesar di Dunia Victoria di Afsel pun Mengering

Air terjun Victoria andalan pariwisata Zambia Afrika Selatan mengering. (foto - AFP)

Lusaka - Air  terjun  terbesar  di  dunia  Victoria  yang  berada  di  perbatasan  antara  Zimbabwe  dan  Zambia  mengalami kekeringan parah. Hal itu belum pernah terjadi sebelumnya di saat musim kemarau yang melanda Afrika Selatan.

Dilansir Sky News belum lama ini, Presiden Zambia Edgar Lungu menyebutkan, debit air paling rendah terjadi tahun ini. Bahkan, sebagian area air terjun sudah tidak mengalirkan air lagi. Di tebing yang menjadi tempat air deras mengalir, kini mengering dan tampak bebatuan licin berwarna gelap.

Ia mengatakan, perubahan iklim membuat Air Terjun Victoria mengalami kekeringan parah. Masalah itu disebutnya sudah sangat serius namun orang-orang di Zambia sepertinya meremehkan peringatan alam tersebut, yang satu hari dapat melenyapkan air terjun Victoria selamanya.

"Apakah kita ingin membiarkan Zambezi tanpa Air Terjun Victoria yang hebat? Ini masalah serius dan orisinal. Mengejutkan saat orang meremehkannya dan perubahan iklim dianggap tidak nyata. Mungkin mereka hidup di dunia berbeda, tapi dunia tempat kita hidup ini (Zambi) kita merasakan dampak perubahan iklim yang sangat buruk yang berdampak pada semua orang," kata Presiden Lungu.

Ia juga menyerukan, agar negara-negara kaya melakukan lebih banyak upaya mengatasi perubahan iklim dan membantu negara-negara miskin. Zambia sangat bergantung pada sumber daya alam air, sehingga pengeringan seperti terjadi di Air Terjun Victoria, akan membuat jutaan rakyat Zambia akan kelaparan.

Air terjun Victoria sebelum benar-benar mengering. (foto - AFP)

 

Bahkan, Zambia dan Zimbabwe saat ini melakukan pemadaman listrik setiap hari dan bertarung mengatasi kekurangan pangan karena meluasnya kekeringan. Diperkirakan, lebih dari 2 juta masyarakat Zambia dan 7 juta masyarakat Zimbabwe bakal kelaparan.

Presiden Lungu menambahkan, perubahan iklim di negaranya sudah dalam tahap serius. Saat ini merupakan permulaan dari bencana yang lebih besar. Zambia menggantungkan hidupnya pada Air Terjun Victoria, sebagai tujuan wisata utama para wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Pemandangan Sungai Zambezi mengalirkan air turun 100 meter ke permukaan tanah membentuk air terjun, telah menarik jutaan wisatawan setiap tahun.

Pemandangan itu kini tidak indah lagi. Menurut Dominic Nyambe, penjual souvenir di tokonya di Livingstone, kekeringan yang melanda Air Terjun Victoria belum pernah seperti ini. "Dalam beberapa tahun saat mengalami kekeringan tidak seluas ini. Ini pengalaman pertama kami melihat seperti ini," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Wisata,
Tags:,