3 orang tewas, Toko Mebel di Telukjambe Karawang terbakar

3 orang tewas, Toko Mebel di Telukjambe Karawang terbakar

Kebakaran toko mebel di Barata Raya Perumnas Bumi Telukjambe Kabupaten Karawang. (foto - ist)

Karawang - Sedikitnya  tiga orang  meninggal  terjebak dalam  kebakaran  yang  melanda  bangunan  ruko tiga lantai yang dijadikan toko mebel di Jalan Barata Raya Perumnas Bumi Telukjambe Desa Sukaluyu Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang, pada Minggu 15 Desember 2019 malam.
 
Korban tewas terdiri atas dua asisten rumah tangga (ART) dan seorang balita berusia tiga tahun. Kebakaran berawal dari kios bensin eceran terbakar di Jalan Raya Galuh Mas Perumnas Telukjambe.
 
Sejumlah saksi mengatakan, kebakaran diduga akibat meledaknya sebuah telepon seluler di kios bensin tersebut. Api merembet ke toko mebel dan warung pecel lele. Banyaknya barang yang mudah terbakar membuat api cepat merembet ke seluruh bangunan.
 
Kebakaran itu juga menghanguskan satu mobil pemilik ruko dan dua sepeda motor. Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar panik. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sempat kesulitan untuk memadamkan api. Enam unit mobil damkar serta dua mobil crane dikerahkan ke lokasi. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas berjibaku selama lima jam.
 
Sementara itu, tiga korban meninggal dua ART dan seorang balita sejauh ini belum diketahui identitas lengkapnya. Mereka tewas diduga kehabisan oksigen akibat terjebak api di dalam ruko yang terbakar. Pemilik ruko juga tampak syok mengetahui kebakaran itu.
 
"Informasi dari korban, api berawal dari adanya ledakan di pom bensin lalu merembet ke toko mebel.  Mobil pemilik juga terbakar, yang lain saya belum bisa sampaikan karena teman saya juga sedang berduka," kata kerabat korban bernama Agus, Senin (16/12/2019).
 
Sementara itu, Kepala BPBD Karawang, Asep Wayu Suherman mengatakan,para korban tak selamat karena api sangat besar dan merembet dengan cepat, dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.15 WIB tersebut.
 
Api menyebar dengan cepat lantaran menyambar barang-barang jualan yang mudah terbakar. Dalam ruko tersebut terdapat banyak kasur dan barang mebel lainnya hingga banyak tinner, sehingga api merambat sangat cepat.
 
"Ketiga korban terjebak di lantai atas. Petugas kesulitan mengevakuasi karena seluruh jendela diteralis," katanya. "Seluruh jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Karawang," kata Asep.
 
Sejauh ini, pihak kepolisian masih menyelidiki sejumlah bukti untuk mengetahui penyebab kebakaran. Sejumlah saksi, termasuk pedagang bensin, telah diamankan polisi untuk dimintai keterangan terkait musibah tersebut. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,