Minuman Oplosan Renggut Sembilan Orang

Minuman Oplosan Renggut Sembilan Orang

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Garut - Jajaran Satreskrim Polres Garut, Jawa Barat terus mendalami kasus tewasnya sembilan warga dari beberapa kecamatan di Garut, usai menengak minuman oplosan. Smentara dua orang warga lainnya hingga Selasa (2/12) malam masih dalam kondisi kritis dan mendapat perawatan di RSU dr. Slamet Garut.

 

Menurut Kasat Reskrim Polres Garut AKP. Dadang Garnadi berdasarkan laporan pihak keluarga, para korban membeli minuman oplosan dilakukan dalam waktu yang berbeda. Itu dilakukan sejak Sabtu malam hingga Minggu keesokan harinya, di sebuah kios penjual minuman oplosan di terminal Guntur Garut.

 

"Jadi, mereka memang membeli minuman oplosan itu dilakukan secara terpisah, namun dari lokasi tempat minuman yang sama. "Yang jelas, lokasi penjual minuman oplosan masih kami rahasiakan," tambahnya.

 

Kesembilan warga yang meninggal dunia yakni Budiman (24), Erwin (23), Dani (23), Subur (25), Yayan (24), Sudar (17) warga Kecamatan Garut Kota serta Andri (19) warga Kecamatan Tarogong Kidul, Asep (21) warga Kecamatan Samarang, dan Ripal (26) warga Kecamatan Bayongbong. "Dua orang korban masing-masing Roni dan Remi yang juga mengalami over dosis, masih ditangani di RSU dr. Slamet Garut, dan saat ini kondisinya kritis," tegasnya.

 

Dadang menambahkan, ciri-ciri korban sebelum meninggal dunia, mulut berbusa, muntah-muntah, pusing, sakit perut, mata kabur, upil mata membesar, gelisah, kejang-kejang dan kesadaran korban menurun, hingga akhirnya meninggal dunia."Jadi, memang tergantung kondisi ketahanan tubuh korban, ada yang memang dalam waktu singkat meninggal, ada yang beproses hingga beberapa jam," ujarnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,