Digerebek Rumah Karaoke Layani Striptis & Seks di Surabaya

Digerebek Rumah Karaoke Layani Striptis & Seks di Surabaya

Rumah Karaoke melayani Striptis dan prostitusi di Surabaya digerebek. (foto - ilustrasi)

Surabaya - Pihak  kepolisian  menemukan  fakta  baru  terkait  penggerebekan  rumah  karaoke  keluarga  yang  digunakan untuk tempat prostitusi. Selain memergoki adanya pasangan mesum, polisi juga mendapati tarian telanjang (striptis) yang disediakan untuk menjajakan para pria hidung belang.

"Saat kita temukan, ada yang sedang berhubungan badan, dan ada pula yang sedang melakukan tarian striptis," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Oki Ahadian Purnomo, Kamis (19/12/2019).

Prostitusi terselubung itu pun dilakukan para pelaku dalam satu ruangan karaoke. Ruangan digunakan itu sesungguhnya difungsikan tempat karaoke keluarga. "Ya dalam ruangan tersebut ada kegiatan prostitusi. Mereka semua di situ dalam satu ruangan," katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andrias Ratulangi menambahkan, prostitusi di tempat tersebut berlangsung tidak hanya sekali. Namun, sayangnya ia tak menjabarkan berapa kali kegiatan tersebut dilakukan. "Sudah dilakukan berkali-kali oleh tersangka berinisial Mami D," katanya.

Ia mengatakan, dari penyelidikan sementara polisi baru menetapkan seorang tersangka dalam kasus tersebut. Menurutnya, polisi masih mendalami sejumlah pihak yang disinyalir terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Untuk sementara ini masih kita dalami. Namun tidak menutup kemungkinan, kalau ada bukti yang mengarah ke sana, ya nanti kita tetapkan sesuai prosedur," tegasnya.

Sebelumnya, diduga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi, sebuah rumah karaoke keluarga digerebek polisi. Hasilnya, belasan perempuan berpakaian seksi dan puluhan botol minuman keras (miras) diamankan polisi.

Penggerebekan itu dilakukan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Rumah karaoke yang terletak di Jalan Banyu Urip itu digerebek, pada Selasa 17 Desember malam hingga Rabu 18 Desember dinihari.

Penggerebekan tersebut dilakukan lantaran ada informasi jika ruangan karaoke dapat digunakan untuk melakukan praktik prostitusi. Pelakunya adalah, para pemandu lagu dengan difasilitasi seorang 'mami'. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,