26 Orang Tewas, Bus Palembang - Bengkulu Masuk Jurang

26 Orang Tewas, Bus Palembang - Bengkulu Masuk Jurang

Evakuasi korban akibat Bus Sriwijaya masuk jurang di Jalan Lintas Pagaralam - Lahat Km 9 kecamatan Dempo Kota Pagaralam. (foto - ist)

Pagaralam  -  Bus  Sriwijaya   jurusan  Bengkulu - Palembang   mengalami   kecelakaan  di  Kota  Pagaralam,  Senin  23 Desember malam sekitar pukul 23.15 WIB. Bus yang membawa 37 penumpang itu masuk jurang di Jalan Lintas Pagaralam - Lahat Km 9 Desa Plang Kenidai Kelurahan Plang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam.

Akibat kecelakan tersebut, sediitnya 26 penumpang meninggal dunia, sedangkan 13 orang lainnya luka-luka. Bus tersebut jatuh ke jurang dengan kedalaman 150 meter hingga di dasar aliran Sungai Lematang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu Darpinuddin mengatakan, Bus Sriwijaya itu berangkat dari pool sekitar pukul 14.00 WIB. Saat melewati tikungan Lematang sekitar pukul 23.00 WIB, bus dengan kecepatan tinggi itu menabrak dinding pembatas hingga masuk jurang.

"Bus Sriwijaya Mitsubishi fuso dengan nomor polisi BD 7031 AU yang dikemudikan Fery itu, menabrak dinding penahan tikungan di Lematang Indah," kata Darpinuddin dalam keterangannya di Bengkulu, Selasa (24/12/2019).

Ia mengatakan, korban telah dievakuasi dibawa ke Rumah sakit umum Besemah Pagar Alam. Sementara kondisi bus mengalami rusak berat.

Sementara itu, Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara mengatakan, itu murni kecelakaan tunggal yang dialami Bus Sriwijaya. Diduga, kecelakaan karena sopir bus menabrak beton pembatas jalan, sehingga bus terjun ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.

Sejauh ini, anggota Polres Pagaralam, Basarnas dan Tagana Palembang dibantu warga sekitar terus mengevakuasi korban yang terjepit di dalam badan bus. "Korban yang selamat dan mengalami luka-luka sudah dirawat di RSUD Basemah Palembang," katanya.

Namun, ia juga belum bisa memastikan total penumpang di bus tersebut. Karena, hingga saat ini masih ada korban yang terjepit di dalam bus. Mereka masih akan menelusuri, apakah ada korban lain yang mungkin berada di luar bus, di dalam sungai atau tersangkut di jurang Sungai Lematang Pagaralam.

Sedangkan dari laporan petugas Bus PO Sriwijaya di Bengkulu, hanya ada 27 orang penumpang yang terdata di Pool loket bus. "Dari Pool loket hanya 27 orang, apakah memang ada yang naik selama perjalanan atau bagaimana, kami kurang paham," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,