Empat Orang Komplotan Copet Asia-Afrika Bandung Ditangkap

Empat Orang Komplotan Copet Asia-Afrika Bandung Ditangkap

Polrestabes Bandung perlihatkan barang bukti pencopetan di kawasan Jalan Asia Afrika. (foto - ist)

Bandung - Komplotan copet yang kerap beraksi di kawasan Jalan Asia Afrika dan pusat keramian Kota Bandung ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung. Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita belasan telepon genggam.
 
Barang bukti kejahatan diamankan setelah polisi berhasil meringkus empat pencopet HP, yang kerap beraksi di kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun Bandung. Keempatnya yang ditangkap yakni DMY, S alias Tenggo, AMZ dan IR.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema melalui Kasat Reskrim AKBP Galih Indragiri di Mapolrestabes, Selasa (31/12/2019) mengatakan, kasus itu terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat.
 
Selain itu, beredar video viral aksi pencopetan di kawasan Jalan Asia Afrika, destinasi wisata selfie dan Alun-alun Bandung yang beredar di media sosial Facebook dan Instagram. "Ada dua laporan polisi yang kami terima dari masyarakat terkait kasus pencopetan itu," kata Galih.

Ia mengatakan, banyak komplotan pencopet yang beraksi di kawasan Alun-alun dan Asia Afrika. Modus operandi komplotan itu memanfaatkan situasi ramai sehingga orang lengah menjaga barang berharga miliknya, seperti telepon seluler dan dompet.
 
Para pelaku terutama DMY dan S alias Tenggo katanya, merupakan residivis kasus serupa. DMY dan Tenggo pernah mendekam di penjara yang ditangani polsek karena melakukan pencopetan. Sedangkan AMZ merupakan penadah barang hasil kejahatan pelaku DMY dan Tenggo.

Sementara pelaku IR, mencopet seorang diri. IR yang berjenis kelamin perempuan itu berasal dari Tasikmalaya. Ia sengaja datang ke kawasan Jalan Asia Afrika mengendarai mobil pribadi untuk mencopet.

Terhadap tiga tersangka pencopet DMY, S alias Tenggo dan IR, Satreskrim Polrestabes Bandung menerapkan Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Sedangkan tersangka AMZ dijerat Pasal 480 KHUPidana tentang Penadahan Barang Curian. Para tersangka terancam hukuman di atas 5 tahun bui. (Jr.)**
.

Tags:,