11 Desa di Sukajaya Kab. Bogor Masih Terisolir akibat Longsor

11 Desa di Sukajaya Kab. Bogor Masih Terisolir akibat Longsor

Longsor terjang Desa Sukajaya Kabupaten Bogor Jabar. (foto - ist)

Bogor  -  Puluhan  rumah  di  Desa  Sukajaya  Kabupaten  Bogor  Jabar  rusak  akibat  diterjang  longsor  material  banjir. Di Kampung Ciputih Tonggoh Sukajaya Bogor, puluhan rumah yang berada di dekat tebing tertimbun tanah, Jumat (3/1/2020).

Beberapa rumah di antaranya hanya terlihat bagian atap dan beberapa lainnya rata dengan tanah. Yang tertimbun tanah ada 34 rumah. Itu satu kampung. Ada beberapa rumah yang masih utuh, ada yang hanya tampak atapnya.

Berdasarkan penuturan warga, longsor terjadi pada Rabu 1 januari pagi. Diawali dengan getaran sekitar pukul 04.00 WIB. "Awal kejadian mulai ada getaran sekitar jam 4 subuh. Terus tanah mulai longsor sekitar jam 5. Tanah langsung ambrol, longsor menimpa rumah," sebut warga.

Warga pun mengungsi ke rumah-rumah tetangga dan saudara yang ada di kampung sekitar. Selain karena rumah rusak, warga mengaku khawatir akan terjadi longsor susulan. "Warga semua sudah pergi, sudah mengungsi semua ke rumah saudaranya.

Mereka takut ada longsor susulan," katanya. "Diketahui, mereka tidak ada yang sempat membawa barang-barang. Uang, makanan, motor semuanya ikut tertimbun," katanya.

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin memperbaharui data korban tewas akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak 1 Januari 2020 lalu. Korban tewas saat ini berjumlah 16 orang. Sedangkan yang belum ditemukan ada 4 orang.

Ke-16 orang yang tewas di tersebar di sejumlah titik bencana yang terjadi di Kabupaten Bogor. Antara lain 7 orang tewas di Kecamatan Sukajaya, 3 orang di Kecamatan Nanggung, 1 orang di Kecamatan Jasinga, 1 orang di Kecamatan Cibungbulang, 1 orang di Kecamatan Bojonggede, 1 orang di Kecamatan Cigudeg serta 2 orang di Desa Cibitungudik.

"Jumlah itu bukan cuma di sini (Nanggung dan Sukajaya), korban meninggal juga ada di Bojonggede dan Cibungbulang, sehingga secara keseluruhan ada 16 orang yang tewas)," kata Ade Yasin.

Ia mengatakan, masih banyak wilayah yang mengalami bencana longsor namun belum bisa diakses bantuan pemerintah. Pasalnya, akses jalan menuju desa yang diterjang longsor tersebut masih terputus tertutup longsor.

"Desa yang terisolir tersebut antara lain di Kecamatan Nanggung ada 3 desa, di Kecamatan Sukajaya ada 4 desa. Sedangkan di Cigudeg sempat terisolir karena banjir, tapi saat ini sudah terakses," tega Ade. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,