Panglima Militer Taiwan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Panglima Militer Taiwan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Lokasi helikopter jatuh yang menewaskan Panglima Militer Taiwan Jenderal Shen Yi-ming di kawasan pegunungan. (foto - Reuters)

Taipei - Kotak hitam helikopter Black Hawk yang jatuh dalam kecelakaan menewaskan Panglima Militer Jenderal Shen Yi-ming berhasil ditemukan otoritas Taiwan di kawasan pegunungan setempat.

Dilansir Associated Press, Jumat (3/1/2019) Taiwan sedang berkabung setelah Jenderal Shen bersama tujuh pejabat senior militer Taiwan lainnya tewas, dalam kecelakaan helikopter di kawasan pegunungan dekat Taipei, pada Kamis 2 Januari waktu setempat.

Rombongan pejabat tinggi militer Taiwan itu sedang menjalankan misi rutin mengunjungi tentara-tentara di wilayah Yilan, Taiwan bagian timur laut menjelang Tahun Baru Cina. Para penyidik menemukan rekaman data penerbangan pada kotak hitam helikopter militer itu, pada Jumat 3 Januari.

Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan, rekaman data penerbangan itu akan dianalisis lebih lanjut, untuk membantu mencari tahu penyebab kecelakaan itu. Selain Jenderal Shen (62), tujuh pejabat senior militer Taiwan lainnya tewas dalam kecelakaan itu.

Terdiri atas dua pilot yang menerbangkan helikopter, lalu Wakil Kepala Biro Perang Politik dan Wakil Kepala Staf Intelijen. Sedangkan lima orang lainnya termasuk dua pejabat militer berpangkat Letnan Jenderal dan satu pejabat berpangkat Mayor Jenderal selamat.

Total ada 13 orang di dalam helikopter militer tersebut saat kecelakaan terjadi. Jenderal Shen menjadi pejabat militer berpangkat tertinggi yang gugur dalam tugas. Bendera setengah tiang dikibarkan di seluruh unit militer Taiwan sejak Kamis 2 Januari waktu setempat.

Diketahui, helikopter militer itu hilang kontak sekitar 13 menit usai lepas landas dari New Taipei City pada Kamis pagi. Tidak ada panggilan darurat yang disampaikan helikopter itu sebelum menghilang dari radar.

Penyebab kecelakaan itu pun belum diketahui pasti. Pertanyaan juga muncul soal mengapa begitu banyak pejabat tinggi militer dalam satu helikopter.

Laporan pejabat militer Taiwan menyebut, kondisi helikopter itu 'tidak ideal' dan otoritas setempat telah membentuk satuan khusus untuk menyelidiki penyebab kecelakaan. "Kami menyelidiki apakah faktor lingkungan atau mesin," kata Komandan Angkatan Udara Taiwan Letnan Jenderal Hsiung Hou-chi.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen langsung menggelar rapat jajaran pertahanan. Dalam pernyataan via Twitter, Presiden Tsai menyebut rapat pagi hari itu fokus pada memastikan moral militer juga keamanan di dalam dan sekitar Selat Taiwan, serta membahas pentingnya 'inspeksi perlengkapan secara menyeluruh.

"Cara terbaik bagi kita untuk menghormati kenangan mereka yang gugur, dengan memastikan keamanan dan menjabat moral militer Taiwan," kata Presiden Tsai.

Otoritas Taiwan juga melakukan grounded terhadap 52 unit helikopter jenis UH-60M Black Hawk milik Angkatan Udara Taiwan, Angkatan Darat Taiwan dan Korps Dinas Lintas Udara Nasional untuk menjalani pemeriksaan keamanan. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,