60 Orang Tewas 2 Hilang Korban Banjir Jabodetabek & Lebak

60 Orang Tewas 2 Hilang Korban Banjir Jabodetabek & Lebak

Banjir masih merendam sejumlah ruas tol di wilayah Jabodetabek. (foto - ist)

Jakarta - Jumlah korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta Lebak Banten terus bertambah.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu (4/1/2020) pukul 18.00 WIB, korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Jabodetabek dan Lebak menjadi 60 orang. Sementara dua orang masih dilaporkan hilang.
 
"Terjadi penambahan jumlah korban meninggal di Kabupaten Lebak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi (Kapusdatinkom) BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya semalam.
 
Rincian korban tewas akibat banjir dan longsor yakni Kabupaten Bekasi 1 orang, Kota Bekasi 9 orang, Kabupaten Bogor 16 orang, Kota Bogor 1 orang, Kota Depok 3 orang, Kota Tangerang 1 orang, Kota Tangerang Selatan 4 orang.
 
Kemudian korban tewas akibat banjir di Jakarta Timur berjumlah 8 orang, Jakarta Barat 4 orang, Jakarta Selatan 1 orang, Jakarta Utara 1 orang dan Jakarta Pusat 2 orang. Sementara di Kabupaten Lebak 9 orang meninggal dan 2 orang hilang.
 
Sementara itu, jumlah pengungsi banjir dan longsor di wilayah Jabodetabek dan Lebak terus menurun. Sejauh ini, total pengungsi yang tersisa sebanyak 92.261 jiwa dari 39.102 kepala keluarga (KK). "Pengungsi di beberapa wilayah mengalami penurunan, karena mereka sudah kembali ke rumahnya masing-masing," tegas Agus.
 
Dari jumlah tersebut, pengungsi banjir paling banyak berada di Kota Bekasi, yakni mencapai sebanyak 70.002 jiwa dari 34.047 kepala keluarga. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,