Gedung 4 Lantai yang Ambuk di Palmerah Tidak Kantongi IMB

Gedung 4 Lantai yang Ambuk di Palmerah Tidak Kantongi IMB

Gedung 4 lantai di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan Palmerah Jakbar ambruk. (foto - ist)

Jakarta - Gedung empat lantai yang ambruk di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan Palmerah Jakarta Barat, diketahui tak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Pennaaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benny Chandra.
 
"Enggak ada izinnya di data DPMPTSP," kata Benny di Jakarta, Senin (6/1/2019). Menurutnya, gedung itu juga melanggar izin menggelar kegiatan usaha. Bangunan yang berlokasi dekat turunan Flyover Slipi arah Tanah Abang itu merupakan gedung lama. Namun, Benny tak mengetahui pasti kapan gedung itu berdiri.
 
"Izinnya enggak ada di PTSP. Itu bangunan lama," kata BennySeperti diketahui, gedung empat lantai ambruk di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan Palmerah Jakarta Barat, Senin pagi yang dipergunakan sebagai minimarket.
 
Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 09.15 WIB. Kondisi gedung itu amblas dari lantai teratas sampai lantai kedua. Sedangkan lantai dasar gedung yang dijadikan minimarket terlihat tidak hancur sepenuhnya. Beberapa kendaraan pun tampak tertimpa reruntuhan.
 
Atas insiden itu, sebanyak 11 orang menjadi korban dan berhasil dievakuasi dan telah dibawa ke dua rumah sakit, yakni RSUD Tarakan dan RS Pelni Jakarta. Tiga korban telah dibawa ke RSUD Tarakan, yakni Febriani (27) warga Tanjung Duren Raya Grogol Petamburan Jakarta Barat.
 
Lalu Muhammad Iqbal (37) warga Jalan Mangga IV Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan, serta Ervan Juliansyah (52) Kampung Gaga Jalan Amil Abas Nomor 92 Larangan Selatan Tangerang. Basarnas menyatakan, penyebab gedung itu ambruk diakibatkan pelapukan bangunan dari penampung air hujan di lantai teratas. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,