Sudah 67 orang Meninggal akibat Banjir Jabodetabek - Lebak

Sudah 67 orang Meninggal akibat Banjir Jabodetabek - Lebak

Warga dievakuasi ke tempat aman menyeberang Sungai di Lebak Banten. (foto - ant)

Jakarta - Badan  Nasional  Penanggulangan  Bencana  (BNPB)  melansir  data  terbaru  tentang  jumlah  korban banjir yang meninggal dunia. Hingga Senin (6/1/2020) malam, jumlah korban jiwa akibat banjir Jabodetabek dan longsor di Lebak bertambah menjadi 67 orang.
 
"Korban meninggal karena banjir lima orang di Kota Tangerang dan satu orang meninggal di pengungsian Kabupaten Bogor. Korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah diketemukan oleh Tim SAR Gabungan, dan dinyatakan meninggal di Kabupaten Lebak," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo.

Jumlah korban meninggal yang sebelumnya 60 orang pada Sabtu bertambah tujuh orang. Korban bertambah setelah yang hilang telah ditemukan Tim SAR Gabungan di Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Banten serta Kabupaten Bogor. Namun masih ada satu korban yang belum ditemukan, atas nama Muhadi (35) yang berasal dari Kabupaten Lebak.

Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan air masih menggenangi beberapa wilayah, yaitu Kabupaten Bekasi setinggi 20-30 sentimeter (cm), Kota Bekasi 20-60 cm, Kabupaten Bogor 20-30 cm dan Jakarta Barat 20-150 cm.

"Meski genangan air semakin surut, terjadi penambahan jumlah pengungsi sebesar 917 jiwa menjadi 36.419 jiwa, termasuk titik pengungsian pada beberapa wilayah," tegas Agus.

Sejumlah wilayah itu antara lain Kabupaten Bekasi 3 titik, Kota Bekasi 75 titik, Kabupaten Bogor 27 titik, Kota Tangerang Selatan 1 titik, Jakarta Timur 1 titik, Jakarta Barat 5 titik, Jakarta Selatan 1 titik, Jakarta Utara 1 titik, Kabupaten Lebak 8 titik dan Kota Depok 6 titik.

BNPB mengimbau warga untuk tetap waspada dengan potensi curah hujan yang tinggi dalam sepekan ke depan. Kepala BNPB Doni Monardo juga meminta pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) aktif menginformasikan peringatan dini cuaca dari BMKG kepada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,