Terungkap, Otak Pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin

Terungkap, Otak Pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin

Istri korban berinisial ZH digiring ke Polrestabes Medan. (foto - ist)

Jakarta - Kasus meninggalnya Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaludin (55) sudah terungkap. Otak pembunuhan tersebut tak lain adalah istri Jamaludin berinisial ZH.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menyebutkan, pelaku pembunuhan berjumlah tiga orang. ZH menyuruh dua eksekutor berinisial JP dan R untuk menghabisi nyawa Jamaludin.
 
"Polda Sumatera Utara yang membackup Polrestabes Medan berhasil menangkap pelakunya. Ada tiga pelaku, yakni yang pertama istri korban, lalu dua orang sebagai suruhannya," kata Argo Yuwono.
 
Kasus itu terungkap setelah polisi melakukan pengusutan dengan menggunakan metode induktif dan deduktif. Penyelidikan dilakukan mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga kaitannya dengan pekerjaan korban.
 
Meski demikian, Argo belum membeberkan motif pembunuhan yang dilakukan oleh ZH beserta dua orang suruhannya. Nantinya, kasus tersebut akan disampaikan oleh Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan.
 
"Nanti akan dirilis secara lengkap oleh Polda Sumut. Namun yang terpenting semuanya sudah terungkap, pelakunya tiga orang dengan otaknya istrinya sendiri. Berkaitan dengan motif dan sebagainya nanti dari polda dan Polrestabes Medan," katanya.
 
Seperti diketahui, Jamaluddin (55) ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Land Cruiser bernomor polisi BK 77 HD di areal kebun sawit Desa Suka Rame Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Sumut, pada Jumat 29 November 2019.
 
Penemuan mayat tersebut berawal saat warga melaporkan adanya mobil yang masuk ke areal perkebunan sawit. Penemuan itu  kemudian dilaporkan warga kepada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Kutalimbaru. (Jr.)**

 

.

Tags:,