Dokter Eva Tersangka 'MeMiles' Akui Gandeng Banyak Artis

Dokter Eva Tersangka 'MeMiles' Akui Gandeng Banyak Artis

Empat orang ditetapkan tersangka dalam kasus investasi ilegal MeMiles. (foto - ist)

Surabaya - Empat  orang  ditetapkan  sebagai  tersangka  oleh  penyidik  Direktorat  Reserse  Kriminal  Khusus  Kepolisian Daerah Jatim, dalam kasus investasi ilegal MeMiles beromzet lebih Rp 761 miliar.

Salah seorang tersangka berinisial ML alias Dokter Eva (54), berperan sebagai motivator sekaligus perekrut pesohor kalangan artis untuk bergabung di MeMiles. Martini Luisa (ML) adalah tersangka baru yang ditetapkan bersama PH, tim IT PT Kam and Kam (MeMiles).

Sebelumnya, dua bos MeMiles berinisial KTM (47) dan FS (52) telah ditetapkan tersangka terlebih dahulu. Di Polda Jatim, ML bersama tiga tersangka lainnya diperlihatkan polisi beserta barang bukti uang tunai Rp 122 miliar, pada Jumat 10 Januari 2020.

ML adalah satu-satunya tersangka perempuan. Di MeMiles, ia menamakan dirinya sebagai dokter, padahal bekerja di bidang akupuntur. Ketika diperlihatkan polisi, ia duduk di atas kursi roda karena gangguan kesehatan.

Meski begitu, tak begitu tampak raut kesedihan yang terlihat di wajahnya. Bahkan, ia dengan cepat menanggapi cecaran pertanyaan awak media ketika dibawa petugas menuju ruang tahanan.

ML tak membantah saat ditanya ada sejumlah figur publik dan artis yang berhasil digandeng bergabung di MeMiles, atau sekadar dijadikan penarik minat anggota. Saat ditanya soal inisial artis seperti penyanyi berinisial J, ia pun mengangguk sambil tersenyum. "Saya enggak bisa menyebutkan, nanti tahu sendiri," katanya.

Ia mengaku tak enak jika menyebut satu per satu nama atau inisial figur publik atau artis yang sudah bergabung di MeMiles. "Ada banyak figur publik. Enggak enak kalau menyebutkan nama atau inisial figur publik yang bergabung," tegas ML.

Sementara itu, Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Luki Hermawan menyatakan, sementara ini baru empat pesohor yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka ED, MT, AN dan J.

Luki menjelaskan, sejumlah inisial figur publik lainnya yang juga diduga terseret MeMiles. "Berikutnya ada juga, inisial TM, IB, ZG, UGB dan MJ. Mereka nantinya akan kami panggil juga," katanya. Sejauh ini, korban atau member yang resmi mengadu ke Polda Jatim mencapai 27 orang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menambahkan, masih sedikitnya laporan kemungkinan karena member takut ditetapkan tersangka, apalagi mereka yang sudah topup dan menjadi agen. "Itu sebabnya kenapa laporannya kurang," lanjutnya.

Diketahui, ke-27 korban yang melapor itu berasal dari sejumlah provinsi. "Banyak pelapor justru lua Surabaya seperti dari Medan, Manado, Jakarta dan Jawa Barat. Jumlah nominal kerugian para pelapor yang paling besar sekitar dua ratus juta rupiah," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,