Beraset Miliaran Almarhumah Lina Jatuh ke Tangan Siapa?

Beraset Miliaran Almarhumah Lina Jatuh ke Tangan Siapa?

Keluarga Sule bersama Lina Jubaedah semasa hidup. (foto - Instagram)

Bandung - Kabar meninggalnya Lina Jubaedah, mantan istri sutisna (Sule) belakangan  menjadi konsumsi publik, berkaitan dengan prahara Sule dan suami baru Lina bernama Tedi Paryana (Teddy).
 
Kabar pun semakin liar setelah masyarakat penasaran akan jatuh ke mana harta warisan mendiang Lina, apakah ke anak-anaknya atau ke Teddy? Diketahui, Lina meninggalkan banyak aset harta setelah meninggal dunia. Hal itu pun diakui Teddy. Teddy pun blak-blakan membeberkan sejumlah harta peninggalan Lina.
 
Menurutnya, almarhuman istrinya memiliki banyak properti berharga fantastis. "Bunda Lina memang memiliki banyak properti," kata Teddy, Senin (13/1/2020). Selain rumah dan tanah, ia juga memiliki bisnis salon atas namanya.
 
"Salon yang di Panyawangan itu mungkin nilainya mencpai sekitar Rp 1,4 atau Rp1,5 miliar," katanya. Lalu, ada pula rumah yang di Panyawangan yang tak lain merupakan hasil mut'ah dengan Sule, yang sudah diberikan ke Lina.
 
Hal itu pula dibenarkan oleh Kuasa Hukum Lina, Andurahman T Pratomo. Ia mengatakan, mendiang Lina memiliki sejumlah aset, meliputi dua hektar tanah di Pangalengan, 32 kamar kos-kosan 32 di kawasan Telkom University.
 
Selain itu, ada rumah di Villa Banda, sejumlah tanah di Lembang, Ciamis, Bandung, Cilenceng serta emas dan berlian. Sementara untuk urusan mobil, selama ini Lina kerap menggunakan beberapa jenis mobil. Namun, semuanya tidak ada atas nama Lina.

“Kalau kendaraan tidak ada atas nama almarhum, karena mobil yang dipakai itu punya Rizky Febian. Mobil putih yang sering dipakai kalau enggak salah Kijang Innova bukan VW," katanya.
 
"Itu mobil punya Iky jadi bukan VW Caravelle yang ada di garasi rumah Sule. Untuk aset bergerak memang tidak ada pembicaraan. Kalau aset tidak bergerak ada obrolan jauh-jauh hari saat proses persidangan".
 
Nantinya katanya, warisan peninggalan Lina akan diserahkan kepada anak-anaknya yang berhak untuk menerimanya, dan tidak dilimpahkan ke Teddy. "Dasarnya apa Teddy terima warisan. Saya desak segera serahkan ke anak-anaknya Sule. Kewajiban saya hanya mengawal,” tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,