Izin operasional 4 apartemen jadi hotel di Jatinangor dicabut

Izin operasional 4 apartemen jadi hotel di Jatinangor dicabut

Tim gabungan Pemkab Sumedang sidak sejumlah apartemen di kawasan Jatinangor Kabupaten Sumedang. (foto - kompas)

Sumedang - Jajaran  Satpol  PP  Sumedang  mencabut  izin  operasional  hotel  empat apartemen di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Hal itu dilakukan setelah melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Satpol PP pun memanggil manajemen keempat apartemen tersebut.
 
Perwakilan manajemen dari Apartemen Taman Melati, Pinewood, Easton Park dan Awani Pondokan Studento pun memenuhi panggilan, Senin (13/1/2020). Kepala Satpol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Sumedang Bambang Rianto mengatakan, pihak manajemen sepakat untuk menutup unit hotel yang ada di apartemen.
 
"Pemanggilan itu pun untuk menindaklanjuti hasil sidak yang berlangsung pada pekan lalu. Keempat perwakilan dari manajemen apartemen hadir semua," kata Bambang. Manajemen apartemen sepakat untuk tak lagi mengoperasikan usaha hotel di dalam apartemen, sebelum seluruh perizinannya diperbaharui.
 
Bambang menyatakan, manajemen Apartemen Taman Melati sanggup untuk menghentikan kegiatan fasilitas hotel dan akan memproses perubahan peruntukan IMB dan proses Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Hal itu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani Building Manager Apartement Taman Melati Jatinangor Dedy Jalesvevanto.
 
"Manajemen Taman Melati melanggar Perda Sumedang Nomor 9 Tahun 2011, tentang Kepariwisataan dan Perda Sumedang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Bangunan Gedung," tegas Bambang. Untuk Apartemen Awani Pondokan Studento yang beralih fungsi menjadi Hotel City Edge, pihak pengelola sanggup untuk mengajukan proses Tanda Daftar Usaha Pariwisara (TDUP).
 
Kesanggupan itu juga dituangkan dalam bentuk surat pernyataan yang ditandatangani Manager Operasional CV City Edge Agus Muhaemin. Sedangkan Apartemen Awani diduga melanggar Perda Sumedang Nomor 9 Tahun 2011 tentang Kepariwisataan.
 
Untuk Apartemen Easton Park, pihak pengelola menyanggupi menghentikan kegiatan fasilitas hotel dan akan memproses perubahan peruntukan IMB dan proses Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Hal itu dituangkan dalam surat pernyataan dan ditandatangani Building Manager Apartement Easton Park Jatinangor Marlina Susanty.
 
Apartemen Easton Park diduga melanggar Perda Sumedang Nomor 9 Tahun 2011 tentang Kepariwisataan dan Perda Sumedang Nomor 15 Tahun 2011, tentang Bangunan Gedung. Sementara Apartemen Pinewood juga melanggar Perda Sumedang Nomor 9 Tahun 2011 tentang Kepariwisataan, dan Perda Sumedang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Bangunan Gedung.
 
Sementara pihak manajemen Apartemen Pinewood sanggup menghentikan kegiatan fasilitas hotel dan akan memproses perubahan peruntukan IMB serta proses Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Kesanggupan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani Building Manager Apartement Pinewood Dudi Iskandar.
 
Sebelumnya, sejumlah apartemen di wilayah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang disidak petugas gabungan Pemkab Sumedang, pada Rabu 8 Januari dan Kamis 9 Januati. Sidak dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan Satpol PP Kabupaten Sumedang.
 
Pada sidak hari Rabu, ada 3 apartemen yang disidak. Yakni Apartemen Taman Melati, Awani Pondokan Studento dan Easton Park Residence. Sedangkan sidak di Apartemen Pinewood berlangsung pada hari Kamis. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,