Tawuran 2 Kelompok di Grogol 16 Orang Ditetapkan Tersangka

Tawuran 2 Kelompok di Grogol 16 Orang Ditetapkan Tersangka

Polres Metro Jakbar tetapkan 16 tersangka kasus tawuran di Jalan Semeru Grogol Petamburan. (foto - ist)

Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat menetapkan 16 tersangka kasus tawuran di Jalan Semeru Grogol Petamburan Jakarta Barat, pada Minggu 12 Januari. Dalam kejadian itu terdapat satu korban bernama Hadi Iqbal Ramdani (21).
 
Ke-16 tersangka tersebut yakni SWP (18), AR (19), RND (20), KA (22), PAN (17), KM (16), DA (15), AP( 17), YS (18), YM (16), JA (17), OS (23), SPN (14), ITI (14), MR (16) dan PNB. Polisi telah menetapkan 21 orang terlibat dalam tawuran itu. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan hanya 16 orang yang ditetapkan jadi tersangka.
 
"Pelaku yang diamankan 21 orang, dari hasil pemeriksaan yang memenuhi unsur 16 orang dinyatakan sebagai tersangka. Tiga orang yang diketahui sebagai eksekutor diberikan tindakan tegas terukur, karena berusaha menyerang petugas saat ditangkap," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru dalam keterangannya, Rabu (15/1/2020).
 
Tawuran yang terjadi dinihari itu melibatkan dua kelompok pemuda. Kedua kelompok berasal dari pemuda Borobudur dengan pemuda Kebon Pisang Jelambar Jakbar. Tawuran berawal saat kelompok pemuda Kebon Pisang Jelambar menyerang pemuda Borobudur. Mereka menyerang dengan batu, busur panah, petasan hingga bom molotov.
 
Pemuda Borobudur pun tak terima dan membalas serangan itu hingga terjadi bentrokan. Dua kelompok itu saling serang menggunakan berbagai macam senjata di jalur TransJakarta, tepatnya depan Menara Latumenten Grogol Petamburan Jakbar.
 
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menyebutkan, Hadi selaku korban saat itu berada di jalur TransJakarta. Saat ingin menghindar, korban terkena bacokan celurit oleh salah satu tersangka.
 
"Tiba-tiba dari belakang pelaku menyabet korban dengan celurit ke bagian perut hingga mengakibatkan korban luka," tegas Arsya. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun. (Jr.)**
.

Tags:,