3 orang Keluarga Cendana ditengarai terseret kasus MeMiles

3 orang Keluarga Cendana ditengarai terseret kasus MeMiles

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan. (foto - ist)

Surabaya - Kasus  investasi  ilegal  MeMiles  yang  omzetnya  mencapai  lebih Rp 761  miliar terus  didalami penyidik Polda Jatim. Disebutkan, ada keluarga Cendana yang juga bakal dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus tersebut.
 
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan, ada tiga orang keluarga Cendana yang diduga turut terlibat dalam kasus investasi ilegal MeMiles. Namun, ia tak menyebut siapa tiga orang keluarga Cendana itu.
 
Saya enggak nyebutin lho. Yang jelas ada (keluarga Cendana) inisial AHS," kata Luki, Kamis (16/1/2020). Penyidik bakal memanggil AHS serta dua orang keluarga Cendana lainnya pada pekan depan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Hal itu sesuai berita acara penyidikan.
 
"Mungkin dipanggil Selasa (21 Januari 2020). Kita lakukan pemanggilan berdasarkan wawancara dan data forensik, ada mengarah kepada AHS, istrinya dan satu orang keluarganya," katanya.
 
Luki mengatakan, ketiga orang keluarga Cendana itu yakni AHS, istri dan satu orang keluarganya ikut bergabung sebagai anggota di MeMiles. Bahkan, mereka sudah mendapatkan reward atau hadiah berupa dua unit mobil. "Mendapatkan reward dua kendaraan mewah," tegas Luki.
 
Berdasarkan informasi, mobil itu adalah Toyota Alphard plus sejumlah uang. Namun, Luki tidak mau bicara apakah mobil yang diterima AHS serta keluarganya itu dari MeMiles. Sebab, ia berdalih polisi belum memeriksa AHS dan dua orang keluarga Cendana lainnya terkait kasus investasi ilegal. "Kita lihat lagi di pemeriksaannya nanti. Yang jelas, yang bersangkutan ikut di dalamnya dan telah mendapatkan reward," katanya.
 
Seperti diketahui, PT Kam and Kam menjalankan investasi MeMiles selama delapan bulan dengan anggota yang berhasil direkrut sebanyak 264 ribu orang, Sementara uang yang berhasil dihimpun dari anggota sekitar Rp 761 miliar hanya dari satu rekening.
 
Kasus itu membuat heboh karena diduga menyeret nama sejumlah artis terkenal. Polisi sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu. Yakni dua bos PT Kam and Kam berinisial KTM dan FS, motivator serta perekrut artis inisial ML alias Dokter Eva, tim IT MeMiles inisial PH serta satu tersangka baru berinisial W.  Barang bukti yang disita berupa uang Rp 122 miliar, belasan mobil serta bebagai barang lainnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,