Polda Jabar telusuri keberadaan Sunda Empire-Earth Empire

Polda Jabar telusuri keberadaan Sunda Empire-Earth Empire

Polda Jabar telusuri keberadaan Sunda Empire - Earth Empire. (foto - ist)

Bandung - Penyidik  Direktorat  Reserse Kriminal  Umum  Polda Jabar  telusuri  keberadaan  Sunda  Empire - Earth Empire. Kelompok yang mengklaim dirinya sebagai kekaisaran bumi dan matahari itu, disebut-sebut berada di Bandung.
 
Kabar kemunculan Sunda Empire - Earth Empire viral setelah diunggah akun Facebook bernama Renny Khairani Miller. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, pihaknya sudah menerima kabar itu.
 
Pihak kepolisian tengah turun ke lapangan untuk menelusuri keberadaan Sunda Empire - Earth Empire. "Kita sudah terima informasi dalam bentuk dokumen video maupun foto. Jajaran Direskrimum sudah turun untuk melakukan pendalaman dan penyelidikan," sebut Erlangga, Jumat (17/1/2020).
 
Menurutnya, untuk mengetahui motif kelompok ini polisi juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi lain. "Koordinasi dengan instansi terkait, apakah kelompok ini tercatat sebagai ormas, masih dilakukan pendalaman," katanya.
 
Sejumlah netizen pun turut menyoroti kemunculan kelompok tersebut setelah viral di media sosial. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung Ferdi Ligaswara menyatakan, kelompok Sunda Empire-Earth Empire (SE-EE) tidak terdaftar sebagai organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi kepemudaan (OKP).
 
"Saya baru mendengar soal itu. Setelah dicek, mereka tidak terdaftar di Kesbangpol," katanya. Oleh karena itu, ia bisa memastikan, Sunda Empire ini merupakan kegiatan yang menyalahi aturan. Diimbau, tidak ada yang namanya negara dalam negara.
 
"Negara kita berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 tentu harus selaras dengan itu, istilahnya tidak ada negara dalam negara" tegas Ferdi. Setiap organisasi yang ingin mendaftarkan dirinya ke Kesbangpol harus sesuai dengan aturan.
 
Selain itu, organisasi itu juga harus mengakui keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berdasarkan informasi, kegiatan Sunda Empire yang disebarluaskan dalam video yang viral itu tidak dibuat dalam waktu dekat ini, tapi video yang lama.
 
Oleh karena itu, diharapkan kelompok itu tidak melakukan aktivitas lanjutan. "Penelusan sementara menurut informasi itu kejadian yang lalu. Mudah-mudahan tidak ada aktivitas lanjutan. Jangan sampai masyarakat resah, karena jelas kita bagian dari NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,