Pasutri Curi Ratusan Sepeda Motor di wilayah DKI Diringkus

Pasutri Curi Ratusan Sepeda Motor di wilayah DKI Diringkus

Pasutri ditangkap setelah lakukan pencurian sekitar 100 motor di wilayah DKI Jakarta. (foto - ant)

Jakarta - Buntut pencurian sekitar 100 unit sepeda motor di DKI Jakarta sejak 2018 hingga akhir 2019, polisi akhirnya menangkap pasaran suami istri Rendi dan Lia, pada 9 Januari 2020 lalu.
 
"Istrinya mendampingi, sedangkan si suami bertindak sebagai eksekutor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/1/2020).
 
Mereka berkeliling dulu sebelum beraksi. Hal itu dilakukan untuk mencari mangsanya. Biasanya pasutri itu mengincar sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan, di depan toko hingga depan rumah kos.
 
Dalam beraksi mereka terbilang cepat, hanya perlu sekitar setengah jam saja. Keduanya terancam mendekam di penjara selama 7 tahun lamanya, dengan dikenakan Pasal 363 KUHP.
 
"Pada 11 Oktober 2019 lalu, ada laporan dari korban yang kehilangan motornya. Motor diparkir di depan rumah enggak sampai setengah jam, kemudian motor pun hilang," katanya.
 
Polisi juga membekuk enam pelaku yang juga tak kalah banyak berhasil menggondol 30 sepeda motor dan 4 unit mobil. Semua itu hasil keenam pelaku selama beraksi sebanyak 25 kali di kawasan Jakarta Utara.
 
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menambahkan, mayoritas lokasi mereka beraksi di kawasan Cilincing Jakarta Utara. Keenamnya adalah Rendot (25), Edoy (24), Fiki (22), Gendon (28), Aji (18) dan Doni (28).
 
Penangkapan para pelaku berawal dari informasi yang viral di media sosial, terkait aksi curanmor para pelaku. Polisi lantas menyelidiki kasus hingga akhirnya menangkap keenam pelaku.

Polisi terpaksa menembak tersangka Rendot saat pengembangan, karena coba melawan petugas. Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363, 372 dan Pasal 481 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (Jr.)**

.

Tags:,