Korban Tewas Jembatan Putus di Bengkulu Jadi 10 Orang

Korban Tewas Jembatan Putus di Bengkulu Jadi 10 Orang

Pencarian dan evakuasi korban tewas akibat jembatan putus di Desa Manau Sembilan II Kabupaten Kaur Bengkulu. (foto - ist)

Bengkulu - Korban meninggal akibat jembatan terputus di Desa Manau Sembilan II Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur Bengkulu bertambah menjadi 10 orang. Jumlah itu memastikan, seluruh korban yang hanyut dan hilang telah ditemukan oleh tim SAR.
 
Menurut Bendy Sudarta, salah seorang tim SAR dari Palasostik Universitas Bengkulu menyebutkan, seluruh korban hilang telah ditemukan. Total ada 10 orang dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian itu.
 
"Saat ini 10 korban yang meninggal dunia tersebut telah ditemukan. Semua yang hilang telah ditemukan, pencarian dihentikan dengan ditemukannya semua korban," kata Bendy, Senin (20/1/2020).
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu Ujang Syafiri menjelaskan, saat kejadian para korban berada di atas jembatan untuk berwisata. Kawasan itu merupakan objek wisata Desa Batu Luwis yang sering dikunjungi. 
 
Korban yang berada di atas jembatan memanfaatkan waktu untuk berswafoto, namun secara kebetulan arus sungai dalam kondisi deras terjadi banjir. Diduga, karena kelebihan beban jembatan putus menyebabkan para korban berjatahun ke arus sungai yang kebetulan dalam kondisi banjir.
 
"Para remaja itu berwisata di atas jembatan. Ketika itu mereka berselfie," kata Ujang. Selain itu, ada dugaan saat di atas jembatan para remaja menggoyang-goyangkan jembatan. "Diduga kelebihan kapasitas. Ada dugaan juga itu remaja sempat menggoyang-goyangkan jembatan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,