Siwi Sidi jalani pemeriksaan penyidik dicecar 42 pertanyaan

Siwi Sidi jalani pemeriksaan penyidik dicecar 42 pertanyaan

Siwi Widi Purwanti didampingi pengacaranya. (foto - ist)

Jakarta - Pramugari  Garuda  Indonesia Siwi  Widi  Purwanti (Siwi Sidi) seusai menjalani pemeriksaan selama lima jam oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Siwi dicecar sedikitnya 42 pertanyaan menyoal laporannya atas pencemaran nama baik yang dilakukan akun Twitter @digeeembok.
 
"Tadi klien kami, Siwi Sidi sudah memberikan keterangannya. Pertanyaannya menyangkut soal laporan polisi yang kami sudah masuk sejak 28 Desember lalu," kata Pengacara Siwi, Vidi G Syarief di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).
 
Selain itu, pramugari Garuda Indonesia itu yang bertindak sebagai pelapor mengaku siap, apabila ada pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya ke depannya. "Pastinya siap dong," sebut Siwi Sidi.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, polisi akan memanggil delapan saksi lainnya dalam kasus itu. "Rencana 8 saksi lagi yang akan dipanggil karena memang cuitan itu menyebut nama teman-teman (Siwi Sidi) dan staf Garuda Indonesia," katanya.
 
Sejauh ini, Siwi pun tidak mengetahui pasti siapa admin akun tersebut. Menurutnya, ada rekan kerjanya dari pihak Garuda yang juga dimintai keterangan, tapi terkait ada berapa orang, dia mengaku belum tahu.
 
Ia mengaku, kerja dengan status kontrak di Garuda sejak tahun 2019. "Iya saya masih kontrak, dua tahun. Dari 2019 di Garuda," katanya.
 
Seperti diketahui, Siwi Sidi akhirnya memenuhi panggilan polisi setelah dua kali meminta ditunda. Siwi datang ke Polda Metro Jaya dan langsung masuk ke ruang penyidik tanpa diketahui awak media yang telah menunggunya.
 
Yusri Yunus menambahkan, Siwi tiba sekitar pukul 11.00 WIB dan hingga siang hari ia masih diperiksa penyidik. Siwi memenuhi jadwal ulang ketiga pemeriksaannya, dengan didampingi pengacaranya.
 
Seharusnya, Siwi diperiksa tanggal 13 Januari lalu, tapi karena dia ada di Shanghai Cina karena pekerjaan, sehingga pemeriksaan ditunda menjadi Jumat 17 Januari. Namun, pemeriksaan kembali ditunda, lantaran ibunda Siwi sakit. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,