Pasutri Penipu Lowongan Kerja lewat Medsos Dibekuk di Cimahi

Pasutri Penipu Lowongan Kerja lewat Medsos Dibekuk di Cimahi

Pasutri tersangka penipuan lowongan kerja mendekam di Mapolres Cimahi. (foto - ist)

Cimahi - Satuan Reserse Polres Cimahi menangkap pasangan suami istri (Pasutri) yang terbukti melakukan tindak pidana penipuan lowongan kerja melalui media sosial. Pasutri berinisial IK dan MN ditangkap setelah melakukan penipuan di RSUD Kota Cimahi.
 
Kapolres Cimahi Yoris Marzuki  menyatakan, Pasutri itu telah melakukan aksi penipuan sejak Juni 2019. Sedikitnya 20 orang telah menjadi korban penipuan Pasutri asal Purwakarta tersebut.
 
"Modus mereka dengan memasang iklan lowongan kerja melalui Facebook. Lowongan kerja itu sendiri berisi tentang kesempatan kerja sebagai distributor handphone," kata Yoris, Selasa (21/1/2020).
 
Menurutnya, modus yang dilakukan Pasutri itu meminta warga yang berminat terhadap lowongan kerja untuk melakukan medical check up (pemeriksaan kesehatan) di rumah sakit setempat. Medical check up itu merupakan syarat akhir yang diminta kepada korban.
 
"Tersangka meminta kepada korban untuk menitipkan seluruh barang-barang yang dimiliki korban, baik itu kunci sepeda motor, handpohone, uang dan lainnya. Saat korban masuk area rumah sakit untuk medical check up, tersangka langsung melarikan diri," tegas Yoris.
 
Diketahui, selain di wilayah Cimahi Pasutri itu juga melakukan aksi penipuannya antara lain di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Bogor, Sukabumi dan Kabupaten Purwakarta.
 
Akibat perbuatannya, keduanya dikenai Pasal 378 dan 372 KUHP tentang  Penipuan dan Penggelapan, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. "Keduanya kami tahan di Mapolres Cimahi untuk melakukan pendalaman kasus," katanya. (Jr.)**
.

Tags:,