Mantan Walikota Roma Diperiksa Terkait Mafia

Mantan Walikota Roma Diperiksa Terkait Mafia

Mantan walikota Roma, Gianni Alemanno.(Foto:Net)

Roma - Petugas Kejaksaan Italia menggeledah rumah mantan walikota Roma, Gianni Alemanno, Rabu (3/12/2014), sebagai bagian dari penyelidikan kasus korupsi mafia yang melibatkan para pejabat dan bekas pejabat.
 
Alemanno, politisi sayap kanan yang menjadi walikota Roma sejak 2008 hingga Juni tahun lalu telah ditempatkan sebagai terperiksa dikaitkan dengan tuduhan korupsi dan terlibat dengan kelompok mafia.
 
Ia mengeluarkan bantahan atas keterlibatan itu dan berharap agar kasus ini segera bisa terungkap dengan gamblang.
 
"Saya akan tunjukkan bahwa saya sama sekali tidak terkait dengan perbuatan salah dan saya akan bangkit dari kasus ini dengan kepala tegak," katanya.
 
Penyelidikan atas dugaan penyuapan, pemerasan dan korupsi kontrak kerja ini merupakan kasus terbaru dalam serangkaian kejahatan yang melibatkan politisi senior Italia baik di tingkat nasional atau pun daerah.
 
Polisi menggeledah sejumlah tempat di Roma dan kota-kota sekitarnya, menangkap 37 orang dan menyita benda-benda senilai 204 juta euro atau setara 3,1 miliar rupiah.
 
Pihak berwenang juga menyelidiki 40 orang lainnya termasuk sejumlah mantan pejabat dan pejabat yang masih aktif berdinas di pemerintahan kota Roma.
 
Penyelidikan ini mengungkapkan "pencarian yang meluas dan rembesan struktur mafia" yang terhubung ke politisi, para manager perusahaan umum dan anggota kelompok kanan-jauh di Roma yang masuk lebih dalam ke dalam perekonomian di ibukota.
 
Berbeda dengan mafia Italia selatan seperti Cosa Nostra, Camorra, maka kelompok penjahat di kota Roma sudah lama dikenal mempunyai tautan dengan kelompok neo-fasis, menengok pada kekerasan ekstrimis politik pada 1970-an dan 1980-an.
 
Alemanno, mantan menteri pertanian di bawah kabinet Silvio Berlusconi, adalah pemimpin kelompok kecil persaudaraan dari Partai Aliansi Nasional Italia, suatu kelompok sayap kanan yang berakar pada Partai Fasis dari mantan diktator Benito Mussolini.
 
Penyelidikan kali ini juga dilakukan terhadap Mirko Coratti, ketua parlemen Roma dan Daniele Ozzimo, penanggungjawab perumahan rakyat.
 
Keduanya mengundurkan diri dari jabatan namun menolak tuduhan bersalah. (AY)
.

Categories:Internasional,