2 Kelompok Massa Bentrok di Sukabumi, 3 Orang Luka Bacok

2 Kelompok Massa Bentrok di Sukabumi, 3 Orang Luka Bacok

Bentrokan dua kelompok massa di Sukabumi. (foto - detikcom)

Sukabumi  -  Dua  kelompok  massa  bentrok  yang  terjadi  di  Kecamatan  Sukalarang  Kabupaten  Sukabumi  Jawa  Barat.  Berdasarkan  informasi, peristiwa itu terjadi pada saat jam pulang buruh pabrik sepatu PT PAI.
 
Dua kubu bersenjata tajam terlibat saling serang. Dalam sebuah video terlihat seorang pria dengan luka di tangan berlumuran darah. "Kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB, saat karyawan pabrik keluar. Pertama satu datang pakai motor lalu bermunculan dan berhadapan," kata seorang keamanan pabrik, Jumat (24/1/2020) malam.
 
Satu massa berhadapan menggunakan atribut ormas yang berbeda. Mereka terlihat membawa senjata tajam dan bambu. "Saya lihat golok dan haur koneng, dibawa sama kelompok massa. Pertama datang satu-satu terus tambah banyak, seperti sudah direncanakan," katanya.
 
Ia menyatakan, ada korban luka akibat bentrok itu dan langsung dibawa menggunakan angkutan umum. "Dari yang datang itu ada sekitar 3 orang yang luka. Saya dengar dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, kalau kelompok yang dari sini ada dua orang," tegasnya.
 
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga membenarkan kejadian bentrok dua kelompok massa di Sukabumi. "Benar, jajaran Polres Sukabumi Kota telah mengambil langkah melakukan pengamanan. Selain itu dilakukan mediasi dua kelompok itu dan lidik terhadap pelaku," katanya.
 
Sementara itu, ada tiga orang luka di bagian kepala dan tangan akibat bentrokan kelompok massa di Kota Sukabumi tersebut. Mereka dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur. "Total ada tiga orang luka bacok," kata Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto.
 
Menurutnya, tiga pria itu dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk menjalani penanganan medis. "Sekarang sudah siuman dan masih menjalani penanganan," katanya. Ia menambahkan, selain memantau kondisi para korban, Polres Cianjur juga sudah mengirimkan pasukan untuk menjaga kawasan perbatasan.
 
Langkah itu bertujuan untuk mengantisipasi bentrokan susulan. "Dari polsek dan polres sudah berada di lokasi, membantu Polresta Sukabumi untuk pengamanan. Namun TKP-nya masuk Sukabumi kota," tegas Juang. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,