Biaya Haji 2020 Disepakati DPR RI dan Kemenag Rp 35,2 Juta

Biaya Haji 2020 Disepakati DPR RI dan Kemenag Rp 35,2 Juta

Rapat Komisi VIII DPR RI besama Kemenag di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis 30 januari 2020. (foto - ist)

Jakarta - Komisi  VIII  DPR  dan  pemerintah  lewat  Kementerian  Agama  (Kemenag)  menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2020 atau 1441 Hijriah sebesar Rp 35.235.602. Angka itu sama dengan BPIH tahun sebelumnya.
 
"Menyepakati besaran rata-rata BPIH atau biaya yang harus dibayar langsung jamaah pada 1441 Hijriah atau 2020 Masehi, rata-rata Rp 35.235.602," kata Ketua Panitia Kerja (Panja) BPIH Marwan Dasopang di ruang rapat Komisi VIII DPR RI Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (30/1/2020).
 
Marwan menjelaskan, biaya haji 2020 tidak mengalami kenaikan. Penentuan biaya haji itu melalui penghitungan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, yakni 1 dolar AS sama dengan Rp 13.750 dan mengikuti 1 Riyal Saudi dengan Rp 3.666,67.
 
"Didasarkan beberapa komponen yang telah diuraikan, maka biaya perjalanan haji (1441 H atau 2020 Masehi, sama dengan besaran BPIH tahun sebelumnya," katanya. Kemenag pun sudah menyiapkan sembilan strategi untuk meningkatkan layanan haji 2020.
 
Sementara itu, untuk kuota peserta haji 1441 Hijriah atau tahun 2020 menurut Marwan, masih sama dengan tahun lalu, yakni 231.000 jamaah. Rinciannya jamaah reguler 212. 520 orang dan haji khusus 18.480 orang.
 
Dalam rapat itu juga disepakati kuota untuk petugas haji mencapai sebanyak 4.200 orang. "Kuota untuk petugas haji sesuai dengan ketersediaan barcode dari pemerintahan Arab Saudi sebanyak 4.200 orang," tegas Marwan. (Jr.)**
 
.

Categories:Nasional,
Tags:,