Gadis Thailand Selipkan sabu di Kelamin diancam 20 thn Bui

Gadis Thailand Selipkan sabu di Kelamin diancam 20 thn Bui

Chencira Aehitanon segera memasuki persidangan. (foto - ist)

Tangerang Selatan  -  Gadis  cantik  yang  berperan  sebagai  kurir  sabu  internasional  masih  mendekam  di  sel  tahanan  Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita Tangerang, setelah ditangkap terkait penyelundupan sabu yang diselipkan di alat kelaminnya.
 
Gadis bernama Chencira Aehitanon (21) tersebut akan segera memasuki persidangan. Diketahui, Chencira Aehitanon merupakan gadis dari keluarga miskin di Non Muang Provinsi Lop Buri Thailand.
 
Ia mengaku hanya diupah sekitar Rp 14 juta untuk mengantar paket sabu dari Thailand ke Indonesia. Saat ini berkasnya telah memasuki tahap II, setelah proses pelimpahan berkasnya diterima Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan (Tangsel).
 
"Kami terima pelimpahan barang bukti dan tersangka dari penyidik Polres Kota Tangerang Selatan, dengan tersangka Chencira Aehitanon berkewarganegaraan Thailand, dalam kasus penyelundupan narkotika," kata Kasubsi Pra Penuntutan Kejaksaan Negeri Tangsel Roni Bonatua Hutagalung, Jumat (31/1/2020).
 
Dengan memasuki tahap II tersebut, maka selama 20 hari ke depan tersangka Chencira menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, yang dititipkan di Lapas Wanita Tangerang.
 
"Selanjutnya akan segera dilakukan pemeriksaan dan segera akan kita limpahkan ke Kejaksaan Tinggi dan Kedutaan Besar Thailand, untuk menjalani proses persidangan," tegas Roni.
 
Seperti diketahui, penangkapan terhadap Chencira itu sendiri berlangsung pada Rabu 2 Oktober 2019, sekitar pukul 14.10 WIB. Ia digerebek di dalam kamar 605 hotel yang berada di kawasan Bandara Soekarno Hatta.
 
Ketika petugas masuk, perempuan bertato di bagian pundak itu kedapatan menyimpan paket sabu terbungkus lakban di dalam brankas kamar hotel. Sabu itu sebelumnya disembunyikan di dalam alat kelaminnya, hingga tak terdeteksi petugas bandara.
 
Atas perbuatannya, Chencira dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun. (Jr.)**
.

Tags:,