KA Cibatu-Garut Dongkrak Minat Wisatawan Kunjungi Garut

KA Cibatu-Garut Dongkrak Minat Wisatawan Kunjungi Garut

Reaktivasi kereta api rute Cibatu - Garut. (foto - ant)

Garut  -  Dinas  Pariwisata  dan  Kebudayaan  (Disbudpar)  Kabupaten  Garut  menargetkan  3  juta  wisatawan  lokal  serta mancanegara yang datang ke Kabupaten Garut pada tahun 2020.

"Tahun 2019 lalu kita sudah melampaui target. Sekitar 3 juta pengunjung datang ke Garut dari target 2,9 juta. Tahun 2020 kita targetkan 3 juta pengunjung, mudah-mudahan bisa over target karena di Kabupaten Garut banyak pilihan untuk berwisata," kata Kepala Disbudpar Kabupaten Garut Budi Gan Gan Gumilar, Sabtu (1/2/2020).

Menurutnya, pihaknya optimistis pada 2020 jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut akan makin banyak. hal itu imbas kehadiran Kereta Api rute Stasiun Cibatu - Stasiun Garut, yang akan beroperasi dalam waktu dekat ini.

Ia yakin, moda transportasi kereta api bisa jadi solusi bagi wisatawan untuk menghindari kemacetan di jalan raya. "Kalau musim hujan biasanya kendala ke Garut karena banjir di Rancaekek. Dengan beroperasinya kereta api, bisa jadi solusi untuk menggenjot jumlah pengunjung agar lebih banyak lagi. Apalagi keretanya bisa dari Jakarta menuju Garut," katanya.

Budi menjelaskan, penumpang yang menggunakan kereta api rute menuju Garut bakal disuguhi pemandangan desa dan alam yang sangat indah. Ia berharap, hal itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

"Banyak yang menarik di Kabupaten Garut. Karena hampir di setiap desanya sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata," tegas Budi.

Seperti diketahui, setelah lama tidak berfungsi jalur KA Cibatu - Garut direaktivasi untuk kembali beroperasi. Hal itu itu setelah jalur sepanjang 19 km rampung direaktivasi. Dijadwalkan, kereta api lokal sudah beroperasi di jalur itu pada awal Februari 2020.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Noxy Citrea Bridara mengatakan, sebelum mengoperasikan jalur KA itu pihaknya melakukan 3 kali uji coba. Pertama, uji coba jalur menggunakan kereta kerja pada 19 dan 21 Januari 2020.

Uji coba menggunakan lokomotif seberat 85 ton pada 23 Januari 2020. Lalu uji coba kembali dengan menjalankan satu rangkaian kereta. "Minggu depan kita coba jalankan satu rangkaian kereta, kami harus yakin, sarana itu handal dan prasarananya berfungsi baik," katanya.

Saat beroperasi nanti lanjut Noxy, jalur KA itu akan dilintasi KA lokal. Namun tidak menutup kemungkinan setelah beroperasi dan berjalan lancar, PT KAI akan membuka layanan KA Eksekutif, Bisnis maupun Ekonomi Premium. (Jr.)**

.

Categories:Wisata,
Tags:,