Mantan Wakil Rektor UI Divonis 2,5 Tahun

Mantan Wakil Rektor UI Divonis 2,5 Tahun

Mantan Wakil Rektor Universitas Indonesia Tafsir Nurchamid yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan teknologi informasi di perpustakaan pusat Universitas Indonesia menjalani sidang dengan agenda putusan di Pengadilan Tipikor Jakar

Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis mantan Wakil Rektor UI, Tafsir Nurchamid dua tahun, enam bulan penjara atau 2,5 tahun penjara.

Tafsir terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dalam kasus korupsi pengadaan dan instalasi teknologi informasi gedung Perpustakaan Pusat UI.

"Menyatakan terdakwa Tafsir Nurchamid terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Hakim Ketua Sinung Hermawan saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (3/12).

Hakim juga mewajibkan Tafsir membayar denda sebesar Rp 200 juta. Jika tidak dibayarkan akan diganti dengan pidana penjara selama dua bulan. Tafsir telah terbukti melanggar Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hal-hal yang memberatkan, lanjut Hakim Sinung, perbuatan Tafsir tidak mendukung upaya pemerintah yang kini sedang gencar melakukan tindak pidana korupsi. "Hal-hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum, dan memiliki tanggungan keluarga," katanya.

Tafsir menyatakan pikir-pikir terhadap putusan hakim. "Kami sangat terima kasih dengan putusan ini. Namun untuk memberikan putusan ini secara definitf izinkan kami untuk pikir-pikir," kata Tafsir.

Tafsir juga meminta agar majelis hakim mencairkan uang yang disita dalam rekening miliknya. Namun, hal itu menjadi kewenangan KPK karena masih belum ada dalam putusan tetap. Tafsir juga meminta izin kepada hakim untuk menghadiri sumpah doktor anaknya. (Jr.)**

 

.

Categories:Nasional,
Tags:hukum,