Korban Meninggal Akibat Virus Corona Tembus 1.018 Orang

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Tembus 1.018 Orang

Tercatat 108 kematian baru yang disebabkan virus Corona pada Selasa 11 Februari 2020. (foto - Associated Press)

Beijing - Otoritas  kesehatan Cina melaporkan, korban  meninggal  dunia akibat wabah  virus  Corona  terus  bertambah.  Pada hari Selasa 11 Februari tercatat ada 108 kematian baru yang disebabkan oleh virus Corona.
 
Hal itu menjadi catatan untuk pertama kalinya lebih dari 100 orang meninggal akibat penyakit ini dalam kurun satu hari di salah satu daerah. Secara keseluruhan hingga hari ini tercatat ada 1.018 orang yang meninggal akibat virus Corona.
 
Dilansir South China Morning Post, Selasa (11/2/2020) Komisi Kesehatan Nasional juga melaporkan 2.478 kasus penyakit baru yang dikonfirmasi, sehingga total menjadi 42.638. Dari kematian baru, diketahui sebanyak 103 tewas berasal dari Provinsi Hubei, pusat epidemi virus Corona baru dan lima di provinsi lainnya.
 
Saat jutaan orang di Cina bersiap untuk kembali bekerja Beijing telah menjelaskan, pembukaan kembali bisnis tidak boleh terhambat. Sebanyak 160 juta orang diperkirakan akan kembali ke kota untuk bekerja mereka selama minggu berikutnya. Demikian disampaikan direktur departemen jasa transportasi di kementerian transportasi Cina.
 
Wabah Corona bertepatan dengan musim perjalanan Tahun Baru Imlek, saat jutaan pekerja migran secara tradisional pulang ke rumah mereka untuk menghabiskan liburan bersama keluarga. Sebagai bagian dari respons Cina terhadap wabah, musim liburan pun diperpanjang hingga 18 Februari.
 
Banyak otoritas lokal dari kota besar seperti Beijing dan Shanghai ke desa-desa terpencil yang telah membatasi penyediaan transportasi umum. dan membatasi orang untuk pindah ke luar komunitas mereka selama wabah.
 
Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, terlalu dini untuk mengatakan bahwa wabah virus Corona Cina sedang memuncak. Namun, negara itu telah mencatat hari pertama adanya penurunan jumlah infeksi baru.
 
Sementara itu Dr. Mike Ryan, pakar kedaruratan utama WHO mengatakan sangat sulit untuk membuat prediksi tentang perjalanan penyakit yang pertama kali dilaporkan di pusat Kota Wuhan, pada akhir Desember lalu.
 
"Kami masih berada di tengah wabah yang hebat. Ada siklus penularan, dan kami mungkin melihat kasus itu meningkat dalam beberapa hari mendatang. Namun, setidaknya untuk saat ini semuanya stabil," kata Ryan. (Jr.)**
 
Sebaran virus Corona yang berpusat di Kota Wuhan Provinsi Hubei Cina. (foto - Aljazeera)

.

Categories:Internasional,
Tags:,