Menduniakan Kopi Jabar 'Jabarano Cafe' Hadir di Melbourne

Menduniakan Kopi Jabar 'Jabarano Cafe' Hadir di Melbourne

Gubernur Jabar Ridwan Kamil resmikan 'Jabarano Cafe' di Melbourne Australia Senin 24 Februari petang waktu setempat. (foto - Instagram)

Melbourne  -  Gubernur  Jabar  Ridwan  Kamil  meresmikan  "Jabarano  Cafe"  di  Melbourne  Australia,  Senin  24  Februari  2020 petang waktu setempat. Kafe yang berada di 555 Flinders Lane tersebut, merupakan yang pertama menjual kopi asli dari Jabar.

Kopi Jabarano merupakan jenis arabika tetapi memiliki keunikan tersendiri. Kopi arabika di Jabarano Cafe memiliki tingkat keasaman yang rendah dan agak manis, sehingga dapat dinikmati oleh banyak orang. Selain arabika, ada kopi spesial lainnya di kafe itu yang masuk kategori premium.

Sejauh ini, Emil mempunyai tekad untuk terus mempromosikan kopi Jabar di tingkat dunia, salah satunya di Negeri Kanguru. Setelah membuka di Melbourne, ia menargetkan membuka tiga Jabarano Caffe lainnya.

"Melbourne merupakan yang pertama, kemudian nanti di Sydney, Adelaide dan juga di Perth," aku Emil yang dirilis Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Provinsi Jabar dan diterima redaksi cikalnews.con, Selasa (25/2/2020).

Ke depan, tak hanya di Australia, Emil juga menargetkan ada Jabarano Cafe lain paling tidak di 20 kota besar dunia. Dari pengalamannya keliling dunia, belum ada kafe yang menjual kopi khas Indonesia. "Jadi mendobrak kevakuman kafe itu dengan menghadirkan Jabarano," katanya.

Emil percaya, dengan kualitas tinggi dan kekayaan varian yang dimiliki, kopi Jabar dapat diterima dunia. "Jadi ada visi yang sederhana, kami ingin kopi Jabar menjadi juara di pasar kopi dunia. Sebab kita punya komoditas kopi yang sangat beragam," katanya.

Untuk itu, Pemprov Jabar sendiri bertekad memperbesar produksi kopi yang banyak tersebar di wilayah kabupaten dan kota. "Jadi komoditasnya kita punya dan bagus, tinggal bagaimana produksi serta promosinya," tegas Emil.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ru'yat dan Dirut Bank bjb Yuddy Renaldi di Jabarano Cafe Melbourne.

 

Menurutnya, salah satu promosi yang dapat dilakukan yakni dengan menghadirkan budaya Jabar dan produk UMKM di Jabarano Cafe. Selain dapat menikmati citarasa kopi Jabar, pengunjung kafe juga dapat menikmati sajian budaya.

Dari sisi produksi, Jabarano Cafe akan dijadikan sebuah tempat untuk menjadikan kopi lokal yang hendak masuk ke pasar luar negeri. Jadi kopi-kopi yang mau ekspor atau yang mau masuk ke pasar dunia, harus punya sertifikat.

"Dengan demikian, kopi Jabar akan mendunia dan kesejahteraan petani kopi akan meningkat serta ekspor kita pun akan terdongkrak". Emil pun memiliki obsesi, Jabarano Cafe ini memiliki jaringan internasional yang kuat seperti merek-merek dunia lainnya.

"Bisa dikatakan semacam Starbuck, nantinya di setiap kota ada perwakilan kopi Jabar atau Jabarano," lanjutnya. Pada launching atau showcasing Jabarano Cafe itu sendiri, Emil didampingi Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal, Direktur Utama Bank bjb Yuddy Renaldi serta Duta Anti-Kekerasan terhadap Wanita dan Anak-anak Cinta Laura.

Turut hadir Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil, Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ru'yat, Kepala Dinas Pendidikan Dewi Sartika, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muhammad Arifin Soedjayana serta Kepala Dinas Perkebunan Jabar Hendy Djatnika.

Sementara itu, Dirut Bank bjb Yuddy Renaldi mengungkapkan, salah satu segmentasi bisnis Bank bjb yakni turut mendukung pengembangan berbagai produk pertanian seperti gula, teh dan kopi. "Kini, kami tengah menggalakkan pembiayaan ke sektor pertanian. Untuk komoditas kopi ini memiliki potensi yang bagus," sebut Yuddy Renaldi. (Jr.)**

Ridwan Kamil bersama Cinta Laura racik kopi di Jabarano Cafe Melbourne.

 

.

Categories:Kuliner,
Tags:,