Hasil Otopsi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Anjanii

Hasil Otopsi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Anjanii

Anjanii Bee (Intan Marwah Sofiyah). (foto - Facebook)

Cimahi  -  Terungkap,  Anjani  Bee  (Intan  Marwah  Sofiyah)  sudah  meninggal  lebih  dari 12  jam  sebelum  ditemukan di selokan Jalan Raya Bandung - Lembang. Berdasarkan hasil otopsi, diduga Anjanii dibunuh sekitar pukul 19.00 WIB karena jenazahnya baru ditemukan pukul 07.00 WIB.

"Berdasarkan hasil otopsi, ya korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 12 jam," kata Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki, Jumat (13/3/2020).

Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 42 orang saksi terkait kematian Anjanii, meski sampai saat ini polisi belum menetapkan tersangka. Dari hasil otopsi, luka lebam pada kedua mata korban akibat hantaman benda tumpul dan benda tajam.

Sedangkan luka gorokan di leher Anjanii memiliki panjang sekitar 5 cm atau setengah dari lingkar lehernya. Dipastikan, lokasi pembunuhan bukan selokan lokasi di mana korban ditemukan. Lokasi itu hanya dijadikan tempat pembuangan oleh pelaku. "Anjanii dibunuh di tempat lain, karena kami tidak menemukan bercak darah di lokasi," katanya.

Seperti diketahui, gadis bertato burung hantu itu ditemukan tak bernyawa di selokan dekat hotel berbintang di Jalan Raya Bandung - Lembang Desa Gudang Kahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis 5 Maret pagi.

Menurut Yoris, selain telah memeriksa saksi pihaknya juga sudah melakukan olah TKP sebanyak lima kali. Sebab hal itu merupakan data yang diperlukan untuk penyelidikan. Termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi juga sudah dicek.

Dari data-data itu sudah ada yang mengarah ke petunjuk pelaku. "Namun kita belum bisa publikasikan karena untuk kepentingan penyelidikan," katanya. Mengenai jumlah terduga pelaku Yoris mengatakan, pihak kepolisian belum berani menyampaikan karena masih proses penyelidikan.

Terkait kemungkinan motif yang dilakukan oleh pelaku menurut Yoris, jika dilihat dari hasil otopsi kemungkinan pelaku merasa dendam terhadap korban. "Ya kemungkinannya karena dendam," tegas Yoris. (Jr.)**

.

Tags:,