Sudah 15 Orang Tewas Akibat Miras Oplosan

Sudah 15 Orang Tewas Akibat Miras Oplosan

ilustrasi

Garut - Sudah 15 orang tewas dan 5 lainnya dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Slamet Kabupaten Garut, Jawa Barat, setelah mereka minum miras oplosan. Keluarga masing-masing korban tewas menolak jenazah untuk diautopsi, karena malu dianggap aib.

Menurut dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Slamet, dr. Irwan Setiadi, saat bertanya kepada keluarga korban, mereka enggan dilakukan autopsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kematian 15 orang itu akibat overdosis miras oplosan.

“Kami tak bisa apa-apa jika memang pihak keluarga korban enggak mau dilakukan autopsi,” ujarnya, Kamis (4/12).

Seluruh korban miras oplosan dengan nama cerrybell, saat tiba di rumah sakit dalam kondisi kejang-kejang, sesak napas, muntah-muntah, dan pandangan mata kabur. Hasil pemeriksaan sementara pada korban tewas, yaitu terjadi peradangan terhadap pembuluh darah dan terkandung zat beracun yang menyerang sistem syaraf korban.

"Sebagian besar korban miras oplosan rata-rata tak mampu bertahan lama," katanya. (Jr.)**

Berikut daftar korban tewas dan masih dirawat.

Korban tewas:

1. Budiman, warga Kecamatan Garut Kota
2. Erwin, warga Kecamatan Garut Kota
3. Dani, warga Kecamatan Garut Kota
4. Subur, warga Kecamatan Garut Kota
5. Yayan, warga Kecamatan Garut Kota
6. Sudar, warga Kecamatan Garut Kota
7. Andri, warga Kecamatan Tarogong Kidul
8. Asep, warga Kecamatan Samarang
9. Ripal, warga Kecamatan Bayongbong
10. Denis, warga Kecamatan Cibatu
11. TB Firmansyah, warga Kecamatan Wanaraja
12. Agus, warga Kecamatan Wanaraja
13. Taryana, warga Kecamatan Wanaraja
14. Engkus, warga Kecamatan Leles
15. Uci Sanusi, warga Kecamatan Cibatu (meninggal dunia di Puskesmas Cibatu)

Korban masih dirawat:

1. Romi, warga Kecamatan Garut Kota
2. Roni, warga Kecamatan Garut Kota
3. Deden, warga Kecamatan Leles
4. Yanwar, warga Kecamatan Leles
5. Irfan, warga Kecamatan Wanaraja
.

Categories:Nasional,
Tags:kriminal,