Zahra Amalina, Mojang Bandung Angkat Citra Spa

Zahra Amalina, Mojang Bandung Angkat Citra Spa

Zahra Amalina, Duta Pariwisata Spa Indonesia. (foto - Instagram)

DUTA pariwisata jadi ujung tombak andalan untuk promosi bagi pengembangan sektor pariwisata. Ada banyak hal yang bisa diangkat lewat industri pariwisata, sebut saja destinasi, atraksi wisata, wisata bahari, Mice dan lainnya. Salah satu yang termasuk di dalamnya, yakni industri Spa.

Di Indonesia sendiri, salah satu ajang bergengsi untuk merayakan industri spa adalah Spa & Wellness Tourism Award, yang diadakan oleh Yayasan Pariwisata Spa Indonesia (YPSI). Event itu sendiri baru perdana diselenggarakan di Indonesia pada 2019 lalu, bekerja sama dengan Kemenparekraf.

Spa & Wellness Tourism Award 2019 Indonesia yang lalu dianugerahkan dalam 5 kategori profesi, 17 kategori industri serta 3 untuk duta Spa Indonesia.

"Penganugerahan dan penghargaan terhadap para pelaku industri Spa itu sendiri tentunya akan sangat membanggakan," sebut Ketua Yayasan Pariwisata Spa Indonesia (YPSI) Trisya Suherman. Terlebih, industri Spa masuk dalam 3 bidang industri pariwisata.

Standar usahanya diatur sesuai dengan Permenparekraf Nomor 24 Tahun 2014, di mana produk Spa memiliki 8 standar pengelolaan Spa di dalamnya. Dalam ajang itu diperebutkan juga posisi Duta Pariwisata Spa Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 20 perempuan cantik dari berbagai daerah yang lolos seleksi.

Lewat sejumlah penjurian, predikat bergengsi yang pertama kali diselenggarakan itu, nama Zahra Amalina yang sebelumnya merupakan Miss Indonesia Jawa Barat 2016, terpilih menjadi Juara 1 Duta Pariwisata Spa Indonesia 2019. Zahra menyisihkan empat pesaing lainnya yang juga didapuk sebagai duta pariwisata Spa Indonesia.

Zahra dan keempat duta pariwisata Spa lainnya pun diharap dapat mempromosikan industri Spa Indonesia. Terlebih Indonesia kaya akan Spa tradisional untuk kecantikan seperti pijat aroma terapi, pemandian air panas dan lainnya yang masuk kategori itu.

Industri Spa itu sendiri juga menyumbang pajak hiburan yang cukup besar di Indonesia, yakni sekitar 75 persen seusai pajak hiburan daerah. Sejauh ini, pangsa pasar dari jasa Spa masih didominasi usia 35 ke atas, yakni sekitar 70 hingga 80 persen.

Ia diharapkan mampu meningkatkan awareness dan pemahaman pariwisata Spa di Indonesia dan mancanegara. Selain itu memberikan edukasi untuk memahami, melestarikan kekayaan budaya Spa, kecantikan dan wellness tourism Indonesia.

Terpilih menjadi Duta Pariwisata Spa tentunya merupakan kebanggaan tersendiri bagi Zahra Amalina. Menurutnya, sejauh ini pemahaman masyarakat tentang industri Spa masih belum modern dan masih memiliki sentimen negatif. Oleh karena itu, ia berharap perannya sebagai Duta Pariwisata Spa akan mampu memberikan citra yang lebih positif terkait industri itu.

Sebagai generasi milenial, Zahra ingin agar Spa bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Kaum urban milenial merupakan pasar potensial bagi industri Spa di dalam negeri terutama di kota besar, karena gaya hidup mereka yang penuh aktifitas dengan tingkat stress yang tinggi.

Ia yakin, ke depannya industri Spa di Indonesia berkembang semakin modern dengan pelayanan yang profesional dan terbaik. Sehingga mampu menarik minat generasi milenial berusia 20 hingga 35 tahun, dan menjadi salah satu aktivitas pilihan bagi mereka.

Sebagai Duta Pariwisata Spa Indonesia, Zahra tentu harus tampil cantik dan menarik setiap saat. Meski demikian, nominal yang ia keluarkan untuk perawatan wajah ternyata tidak terlalu mahal. "Biaya perawatan sebulan paling mahal sekitar Rp 1,5 juta sudah termasuk semuanya. Yang jelas biar aku selalu terlihat bersih dan menarik," aku Zahra.

Baginya yang pernah menjadi Finalis Miss Indonesia 2016, kecantikan tidak hanya soal fisik belaka, tetapi kepribadian juga penting. "Standar cantik untuk setiap orang berbeda. Lebih baik menjaga inner beauty karena kalau sudah memiliki inner beauty yang baik, penampilan luarnya pun pastinya akan mengikuti," katanya.

Sebagai perempuan yang dekat dengan dunia kecantikan, Zahra ternyata punya hobi yang bisa dikatakan ekstrem. Mojang cantik asal Bandung Jawa Barat itu sering melakukan aktifitas outdoor. Oleh karena itu, ia pernah menjadi host program ‘Pesona Nusantara’.

Sebagai public figure dengan segudang prestasi Zahra menilai, hidup hemat merupakan salah satu gaya yang perlu dilakukan. Ia mengaku tidak pernah menyisihkan dana khusus untuk shopping. Ia merasa, dengan berhemat bisa lebih banyak menyisihkan penghasilan untuk investasi. (Jr.)**

.

Categories:Sosok,
Tags:,