Perawat Pasien Corona Bunuh Diri di King's College Hospital

Perawat Pasien Corona Bunuh Diri di King's College Hospital

Rumah Sakit King's College London. (foto - News Shopper)

London - Seorang  perawat  nekat  mengakhiri hidupnya  dengan  cara  bunuh  diri  di tempat ia  bertugas sebuah rumah sakit di Kota London Inggris. Perawat berusia 20 tahun itu ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Rumah Sakit King's College London.
 
Dilansir The Sun, Rabu (25/3/2020) perawat tersebut bertugas merawat sebanyak delapan pasien positif virus Corona (Covid-19). Ia ditempatkan di di ruang ICU rumah sakit tersebut.
 
Berdasarkan keterangan juru bicara RS King's College, korban ditemukan oleh rekan kerjanya, ketika itu korban dalam kondisi kritis. Tim medis kemudian berusaha memberikan pertolongan, namun sayangnya nyawa korban tak tertolong.
 
"Seorang anggota staf ditemukan tidak responsif di rumah sakit. Meski sudah dilakukan upaya yang terbaik dari tim medis. Mereka sedih meninggal," kata juru bicara tersebut. Perawat itu ditemukan bunuh diri, pada Seni 23 Maret 2020 sore sekitar pukul 17.36 waktu setempat. Namun kasus itu sempat dirahasiakan atas permintaan pihak keluarga.
 
 
Sementara itu, dari hasil penyelidikan kepolisian setempat tak ada tanda-tanda kekerasan terhadap perawat itu, dan dipastikan dia murni bunuh diri. "Pasien dirawat dan kemudian meninggal di rumah sakit. Kematian tidak diperlakukan sebagai mencurigakan," kata juru bicara kepolisian setempat.
 
Diduga, perawat tersebut nekat bunuh diri karena mengalami stres tinggi, dalam melakukan perawatan terhadap para pasien yang terpapar virus Corona. Meski begitu, pihak kepolisian masih menelusuri motif korban.
 
Diketahui, wabah virus Corona memang sedang ganas-ganasnya melanda wilayah Inggris. Sejauh ini, sudah sebanyak 8.164 warga yang dinyatakan positif Corona, dan sebanyak 422 pasien di antaranya meninggal dunia. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,