Spanyol Jadi ladang Kematian Corona Tertinggi kedua Dunia

Spanyol Jadi ladang Kematian Corona Tertinggi kedua Dunia

Spanyol capai jumlah kematian Tertinggi kedua dunia akibat Corona. (foto - AFP)

Madrid - Setelah  Italia, Spanyol  menyalip  posisi  Cina  dalam jumlah  kematian  akibat  virus  Corona  (Covid-19)  tertinggi di dunia. Hal itu terjadi setelah sebanyak 738 orang meninggal dunia dalam kurun kurang dari 24 jam.
 
Dengan menyodok Cina dalam jumlah pasien meninggal akibat virus Corona memang mengejutkan. Berdasarkan data terbaru CSSE Johns Hopkins University, Kamis 26 Maret 2020, jumlah kematian akibat Corona saat ini negeri matador itu sudah berada di peringkat dua dunia.
 
Dilansir AFP, Kamis (26/3/2020) total sudah sebanyak 4.089 penduduk Spanyol yang terbunuh akibat virus mematikan itu. Sementara Cina berada di posisi ketiga dengan total kematian akibat Corona di angka 3.169 jiwa.
 
Sejauh ini, Spanyol sudah 56.188 orang yang positif terjangkit Corona. Baru sebanyak 5.367 orang yang berhasil dipulihkan. Sedangkan Italia masih memegang rekor sebagai negara dengan jumlah kematian terbanyak dunia.
 
Hingga saat ini, jumlah kematian akibat virus Corona di negeri piza tersebut sudah mencapai 7.503 orang. Sedangkan jumlah penderita Corona di Italia mencapai sebanyak 74.386 orang.
 
Memang saat ini Cina masih menempati posisi pertama dalam jumlah penderita Corona terbanyak dunia, dengan total 81.727 orang. Namun tingkat kesembuhan penderita di Cina mencapai angka 90 persen. Total sudah sebanyak 74.173 orang disembuhkan, dan jumlah penderita corona yang meninggal hanya 3.291 jiwa.
 
Otoritas kesehatan Spanyol mengumumkan, 738 kematian baru dalam sehari. Dengan demikian, total jumlah korban meninggal akibat virus Corona di Spanyol sejauh ini mencapai 4.089 orang.
 
 
Pertambahan jumlah kasus itu membawa sistem medis Spanyol ke ambang kolaps. Negara ini tengah berjuang memerangi virus Corona dengan kekurangan pasokan medis untuk pemeriksaan, perawatan dan perlindungan para tenaga medis di garis terdepan. Sedangkan jumlah kasus virus Corona di kalangan para pekerja medis juga terus bertambah, yang hingga saat ini mencapai lebih dari 5.400 orang.
 
Sementara itu pandemi virus Corona tersebut telah menewaskan lebih dari 20.000 orang di seluruh dunia. Korban meninggal akibat Corona terbanyak ada di Benua Eropa.Sebanyak 20.334 orang di seluruh dunia meninggal akibat Corona. Sebanyak 13.581 di antaranya berasal dari Eropa.
 
Italia menjadi negara paling terdampak dengan angka kematian mencapai 7.503 orang. Angka kematian di Spanyol pun telah melampaui China, dengan 3.434 orang yang meninggal akibat virus Corona.
 
Spanyol sendiri telah memasuki hari ke-11 lockdown untuk mencegah penyebaran virus Corona. Kementerian Kesehatan Spanyol menyatakan, virus tersebut telah menginfeksi lebih dari 50.000 orang di negaranya.
 
Perancis juga melaporkan 1.331 kematian akibat virus Corona. Pejabat Kementerian Kesehatan Perancis menyebutkan, angka itu melonjak setelah diumumkannya 231 kasus kematian baru. (Jr.)**
 
 
Suasana di salah satu tempat wisata di Barcelona Spanyol. (foto -The New York Times)

.

Categories:Internasional,
Tags:,