Komisioner KPU Evi Novida Dipecat Secara Tidak Hormat

Komisioner KPU Evi Novida Dipecat Secara Tidak Hormat

Evi Novida Ginting Manik. (foto - ist)

Jakarta - Presiden Jokowi memberhentikan secara tidak hormat komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting. Pemberhentian, dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34/P Tahun 2020 yang ditetapkan, pada Senin 23 Maret 2020.
 
"Memberhentikan dengan tidak hormat Dra. Evi Novida Ginting Manik M.SP sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum Masa Jabatan Tahun 2017-2020," demikian isi Keppres yang dikutip, Kamis (26/3/2020).
 
Keppres itu lalu dikirimkan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP). Evi Novida diberhentikan terkait pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu.
 
"Telah ditetapkan pemberhentian dengan tidak hormat Anggota Komisi Pemilihan Umum atas nama Dra. Evi Novida Ginting Manik, M.SP.," dikutip dari isi surat. Evi pun mengonfirmasi telah menerima surat tersebut. Ia akan menggugat keputusan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
 
Sebelumnya, sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan, memberhentikan Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik.
 
Persidangan yang dipimpin Ketua DKPP Muhammad menyatakan, Evi terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu terkait kasus perolehan suara calon legislatif Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 6 pada Pemilu 2019 lalu.
 
"Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Evi Novida Ginting selaku anggota KPU RI, sejak keputusan ini dibacakan," tegas Muhammad di gedung DKPP Jakarta Rabu 18 Maret 2020. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,