Pemprov Jabar Rencanakan Rusunawa

Pemprov Jabar Rencanakan Rusunawa

Foto ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat merencanakan rumah susun sewa (rusunawa) yang dibangun Kementerian Perumahan Rakyat agar dapat ditempati oleh kaum buruh di daerah itu.

"Ada 10 rusunawa sudah dibangun tapi tidak dipakai," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jabar Hening Widiatmoko di Bandung, Kamis (4/12/2014).

Ia mengatakan di Jabar terdapat 10 rusunawa yang selesai dibangun, namun belum dapat dipakai karena terkendala ketetapan pengelolaannya.

Rusunawa itu, kata dia, proses hibah atau pemindahan pengelolaanya belum beres, sementara Provinsi Jabar masih menunggu keputusan hibahnya.

"Proses hibahnya, pemindahan pengelola belum beres, kalau semua sudah dikelola provinsi, nanti Kimru (Dinas Permukiman dan Perumahan, red.) yang mengelolanya," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kata Hening, ada rusunawa untuk buruh, bahkan sudah ada nota kesepahaman yang dilakukan Menteri Perumahan Rakyat dan Menteri Tenaga Kerja serta Gubernur di Jawa, Bali, dan Lampung.

Ia mengatakan di Jabar yang sudah jelas rusunawa belum dipakai dan dapat ditempati oleh buruh, yaitu di Kabupaten Bandung.

"Yang sudah jelas di Rancaekek apa di Cicalengka ada rusunawa yang gak 'kepake', katanya sudah diserahkan ke daerah, tinggal dikelola," katanya.

Ketua Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) Azhar Hariman menyatakan pemerintah sudah seharusnya memperhatikan kaum buruh, termasuk terkait dengan pengadaan tempat tinggal.

Ia berharap, pemerintaah dapat segera merealisasikan rencana rusunawa untuk kaum buruh.

"Memang kaum buruh sangat menginginkan rusunawa, diharapkan pemerintah dapat mewujudkannya," kata Azhar. (AY)

.

Categories:Bandung,