Emil Ajukan 5 Wilayah di Jabar Status PSBB kepada Menkes

Emil Ajukan 5 Wilayah di Jabar Status PSBB kepada Menkes

Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (foto - dok)

Bandung  -  Pemprov   Jabar  mengajukan  permohonan  status  Pembatasan  Sosial  Berskala  Besar  (PSBB)  untuk  lima  wilayah secara bersamaan kepada Kementerian Kesehatan. Kelima wilayah itu Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok serta Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek).

Kelima wilayah tersebut diharapkan masuk ke dalam PSBB Klaster DKI Jakarta, dan namanya menjadi Klaster Jabodetabek. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, surat permohonan PSBB Bodebek nantinya akan dinilai oleh Kementerian Kesehatan. Ia berharap, keputusan akan keluar dalam satu atau dua hari ke depan.

"Surat dari lima kepala daerah (Bodebek) sudah masuk ke kami (Pemprov Jabar) lalu kami rekap dan Pemprov mengajukan PSBB untuk lima wilayah Bodebek. Nanti akan direview oleh Kementerian Kesehatan, mudah-mudahan sehari atau dua hari keluar keputusannya," kata Emil, dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).

Ia menjelaskan, wilayah Bodebek harus satu klaster dengan DKI Jakarta. Sebab data menunjukkan, secara nasional 70 persen Covid-19 persebarannya berada di wilayah Jabodetabek. "Ini mengindikasikan kita ingin satu frekuensi kebijakan dengan DKI Jakarta, karena data menunjukkan secara nasional 70 persen Covid-19 persebarannya ada di wilayah Jabodetabek," katanya.

Oleh karena itu, apapun kebijakan DKI Jakarta harus diikuti oleh Bodebek. Selain itu Bodebek juga nantinya bisa memberi masukan yang bisa dipertimbangkan oleh DKI Jakarta. "Apapun yang DKI Jakarta putuskan kita akan mengikuti, atau sebaliknya ada masukan dari kami yang DKI Jakarta bisa pertimbangkan".

Emil menyatakan, dari sisi kesiapan wilayah Bodebek sudah mempersiapkan jika PSBB tersebut disetujui. Pihak kepolisian pun sudah melakukan berbagai simulasi. Semuanya sudah melakukan persiapan dari sisi keamanan misalnya, kepolisian sudah melakukan simulasi.

Pemberlakuan status PSBB bisa mencakup satu kota secara keseluruhan atau hanya beberapa wilayah. Diyakini, PSBB efektif memutus rantai penularan Covid-19. "PSBB nanti bisa diterjemahkan, apakah minimal pembatasan hanya beberapa wilayah atau maksimal sampai skala kota itu tidak masalah. Namun dengan status PSBB diharapkan memutus rantai penularan Covid-19," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,